Gubernur Khofifah Didesak Bentuk Pansel Sekdaprov Baru

Aufa Zhafiri

DPRD Jatim, Bhirawa
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim, Aufa Zhafiri meminta agar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa segera membentuk Panitia seleksi jabatan Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Jawa timur paska ditunjuknya Heru Tjahyono sebagai Pelaksana Harian (Plh) pada jabatan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov).

Heru Tjahyono sendiri sebelumnya merupakan pejabat definitif Sekdaprov Jatim yang tercatat memasuki masa pensiun 1 Maret 2021. Namun karena telah menjadi pejabat pejabat fungsional analis kebijakan ahli utama, mantan Bupati Tulungagung ini ditetapkan menjadi Plh Sekdaprov sampai terpilihnya pejabat definitif.

Menurut Aufa, Gubernur bisa segera membentuk panitia seleksi (pansel) calon Sekdaprov untuk mengisi kekosongan pejabat definitif mengingat Heru Tjahyono posisinya hanya sebagai Plh dengan kewenangan yang tidak sebesar pejabat definitif.

“Saya sepakat secara aturan memang tidak menyalahi (penunjukan Plh Sekdaprov, red). Namun kurang pas untuk daerah sebesar Jawa Timur,” tegas Aufa, Rabu (11/3).

Menurutnya, Jabatan Sekdaprov oleh Pelaksana Harian (Plh) terlihat kurang sempurna bagi sebuah pemerintahan provinsi sebesar Jawa Timur. Terlebih banyak sekali program kerakyatan yang harus di kawal serius dalam provinsi dengan APBD Rp 33 triliun lebih ini.

Ditambahkannya dengan jumlah ASN Pemprov yang cukup banyak pasti ada yang memiliki kompetensi bagus. “Jangan sampai ada pertanyaan dari masyarakat apakah tidak ada ASN yang layak menjadi pejabat eselon I menduduki jabatan sebagai Sekdaprov Jawa Timur,” ujar Aufa yang juga Anggota Komisi B DPRD Jatim ini.

Untuk itu, lanjut dia, sebaiknya sesegera mungkin Gubernur Khofifah membentuk Pansel rekruitmem calon Sekdaprov definitif. Paling lama sebelum pembahasan APBD Perubahan 2021. Agar jalannya roda Administrasi serta peningkatan kinerja seluruh ASN dalam menjalankan program-program Gubernur-Wakil Gubernur.

“Saya yakin banyak orang-orang kompeten yang mengikuti seleksi calon sekdaprov Jatim baru. Dan nantinya bisa membantu kinerja gubernur dan wakil gubernur dengan baik,” terang politisi muda yang digadang-gadang bakal maju di Pilwali Malang 2024 ini.

Selain itu, Aufa juga mengingatkan agar Gubernur Khofifah segera melakukan penataan Aparatur sipil negara di lingkup pemerintah provinsi Jatim. Mulai eselon I hingga eselon IV. Karena banyak sekali yang kosong dan dirangkap.

“DPRD sudah berulang kali menyarankan agar kekosongan 17 Kepala OPD sejak 2020 lalu segera di isi,” pintanya serius. [geh]

Tags: