Gubernur Sebut SMA Awards 2023 Ajang Siapkan Generasi Emas 2045

Gubernur Khofifah memberikan penghargaan kepada para tokoh yang mempunyai andil besar dalam peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur di ajang SMA Awards 2023.

Bawa Jatim Raih Berbagai Prestasi, MKKS SMA Nobatkan Khofifah sebagai Bunda Pendidikan

Dindik Jatim, Bhirawa
Penghargaan tertinggi pendidikan jenjang SMA di tingkat Jawa Timur resmi di tutup, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (30/12) malam. Ajang bergengsi tiap tahun yang digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur ini memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diukir oleh para siswa dan satuan pendidikan melalui SMA Awards 2023. Lomba asah bakat, potensi dan prestasi ini selaras dengan paradigma Merdeka Belajar.

Setidaknya ada 35 bidang lomba yang mendapat penghargaan. Diantaranya lomba akademik meliputi, Kompetisi Sains, Duta Pelajar Putra dan Putri, Debat Bahasa Inggris, Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan dan OSIS Eksis.

Dibidang non akademik ada Monolog, Teater, Podcast, Cerdas Cermat Kebangsaan, Komik Strip, Fotografi, Menyanyi Solo, Karate, Voli Putra dan Voli Putri, serta Pencak Silat.

Puluhan lomba ini diselaraskan dengan bidang lomba yang ada di Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Dengan begitu, para siswa lebih matang dan siap lagi dalam berkompetisi.

Selain itu, terdapat penghargaan khusus yang meliputi Juara Umum SMA Award 2022, Most Exited SMA Award 2022, Sekolah Inspiratif, dan Sekolah Empresif.

Dalam kesempatan ini, Pemprov Jatim juga memberikan plakat penghargaaan kepada Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng, Komandan STTAL Surabaya, Laksamana Pertama TNI Muklis, ST, MM dan Kepala Biro SDM Polda Jatim, Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.I.K., M.H. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi pihak terkait dalam peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengungkapkan SMA Awards 2023 ini merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi terbaik dari para pelajar SMA di Jatim baik di sisi akademik dan non akademik. Tidak hanya itu, SMA Awards ini merupakan ajang untuk menyiapkan para generasi emas menuju Indonesia Emas 204

“Mereka yang malam hari ini sudah menunjukkan prestasi terbaiknya adalah mereka yang kita siapkan untuk menjadi generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. InsyaAllah prestasi-prestasi ini yang akan terus ditingkatkan di skala regional, nasional dan global,” tegas Khofifah.

Ia juga berpesan kepada para siswa untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Karena mereka para pemimpin di masa Indonesia Emas 2045.

Khofifah mengatakan, SMA Awards ini juga menjadi ajang menyiapkan pelajar di Jatim dalam meraih prestasi terbaik di tahun-tahun mendatang. Siswa siswi SMA Jatim harus dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus pemimpin di masa depan yang berkontribusi pada kemajuan bangsa.

“Jawa timur terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional di bidang sains, seni, dan olahraga,” terangnya.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada seluruh guru, pendamping, pelatih dan mentor dari seluruh SMA se-Jawa Timur, atas upaya yang tidak kenal lelah dalam membina, mengembangkan dan mendampingi anak didiknya hingga meraih berbagai prestasi yang membanggakan.

Menurutnya, para guru, pendamping, dan mentor ini adalah sosok hebat karena anak didiknya yang meraih prestasi di SMA Awards ini adalah very important person atau VIP. Dan para guru inilah yang sedang menyiapkan para generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

“Maturnuwun panjenengan semua telah membina, mengembangkan dan mendampingi putra-putri didiknya. Saya mohon hari ini cara pandang kita kepada anak didik , mereka adalah generasi very important person (VIP). Ini yang harus panjenengan catat setiap mengajar,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa pendampingan, pembelajaran dan pendidikan yang dilakukan oleh para guru menjadi bagian dari upaya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bidang kita masing-masing.

“Karena ketika panjenengan mendidik putra-putri didik di SMA masing-masing, maka sesungguhnya panjenengan sedang menyiapkan bagaimana NKRI menjadi bagian dari sistem global yang akan memberikan penguatan dimulai lini paling kecil, sampai kemudian menjadi referensi nasional dan referensi global,” terangnya.

Secara khusus, terkait tema Awarding Night malam ini yakni ‘Futuristic Ocean’, Khofifah mengatakan bahwa saat ini masyarakat tengah di era menuju green economy yang pada akhirnya menuju blue economy. Dengan kata lain, tema ini, lanjut Khofifah menjadi pacuan semangat untuk melakukan penguatan di semua lini, semua sektor, menuju blue economy.

“Bahwa proses pembangunan yang kita lakukan hendaknya tidak meninggalkan sampah dan polusi,” tegas dia.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga disematkan penghargaan sebagai Bunda Pendidikan Jatim dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jatim. Pengukuhan ini diberikan atas peran sentral Gubernur Khofifah dalam mengantarkan Jawa Timur, selama kepemimpinannya lima tahum terakhir menyabet berbagai penghargaan dibidang pendidikan. Baik nasional maupun international. Lebih lagi Jatim menjadi barometer pendidikan di Indonesia selama kepemimpinan Gubernur Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai menjabarkan, ajang ini merupakan tahun kelima Pemprov Jatim melalui Dindik Jatim mewadahi para siswa untuk terus memberikan perkembangan positif dengan berbagai potensi yang dimiliki.

“Artinya selain memiliki ilmu para siswa yang mempunyai potensi, minat dan bakat bisa dikembangkan dengan perlombaan apresiasi,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, para siswa bisa mengukur sampai dimana kompetensi yang dimiliki dan minat yang mereka penuhi. Prestasi yang diraih para siswa ini, tambah Aries tentunya linier dengan pilihan siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dengan prestasi. Maka, prestasi yang telah diukir bisa digunakan sebagai modal pendaftaran.

“Inilah ajang yang kita gunakan sehingga pada saatnya nanti selain punya akademik juga potensi yang memadai,”pungkas dia. [ina]

Tags: