Gunakan Watercanon, TNI-Polri Semprot Disinfektan Jalan Protokol di Lamongan 

(Patroli Gabungan TNI – Polri Terus Digelar di Malam Hari)  
Lamongan,Bhirawa 
Gerakan penyemprotan Disinfektan terus dilakukan oleh jajaran Forpimda dan TNI Kabupaten Lamongan beserta gabungan dari organisasi masyarakat. 
Semua bersatu untuk gotong royong melakukan aksi pencegahan penyebaran virus corona yang sedang melanda negeri Indonesia. 
Bukan hanya perkantoran  dan ruang publik yang di semprot menggunakan cairan disinfektan,Jalan raya dan jalan – jalan protokol di Kabupaten Lamongan juga menjadi sasaran. 
Dengan menggunakan mobil water canon dan meggunakan beberapa mobil armada TNI – POLRI serta Pemkab Kab Lamongan keliling jalan raya menyenprotkan cairan yang diyakini mampu mencegah penyebaran corona.
“Selain perkantoran dan beberapa fasilitas umum seperti pasar tradisional,taman dan tempat – tempat ibadah, Kali ini jalan umum kita semprot cairan disinfektan dalam rangka antisipasi dan pencegahan penyebaran Virus Corona di Kab Lamongan,” ujar Bupati Fadeli di dampingi Dandim 0812 Lamongan dan Kapolres, Rabu (25/3). 
Ia menjelaskan,Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemda selain melaksanakan penyemprotan juga melaksanakan himbuaan kepada masyarakat akan virus Corna (COVID-19) ini,” jelasnya. 
Fadeli menambahkan,Kegiatan penyemprotan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Kab Lamongan bersama Forkopimda dalam mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona di Kab Lamongan,” imbuhnya
Sementara itu Dandim 0812 Lamongan Letkol Sidik Wiyono menegaskan, Seperti apa yang di katakan pak Bupati Fadeli, Kita akan terus melakukan penyemprotan dan menyiapkan ruangan sterilasilasi di beberapa tempat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Lanjutnya, Kita juga menghimbau masyarakat melalui tokoh masyarakat untuk tingkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Masyarakat Lamongan untuk sementara hendaklah mengurangi kegiatan diluar ruangan jika tidak ada kebutuhan mendesak, serta menunda kegiatan yang melibatkan banyak massa. Tentu menjaga kesehatan dengan pola hisup bersih selalu cuci tangan dan pakai masker,” terangnya.
Hal senada juga diungkapkan Kapokres Lamongan AKBP Harun, Kegiatan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan ini dilakukan dengan cara bersinergi antara TNI-POLRI dan instansi terkait.
“Saat kegiatan ini kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan social distancing, yaitu menjaga jarak satu sama lain, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, menjaga kebersihan lingkungan. Apabila mengalami gejala badan kurang sehat, segera memeriksakan kesehatan di rumah sakit terdekat,” tegas Kapolres Lamongan AKBP Harun.
Patroli gabungan juga terus di gelar oleh TNI – Polri di malam hari dengan sasaran yang masih tidak mau mengindahkan himbauan untuk tidak berkerumun dalam keramaian. 
Dari data yang di dapat Harian Bhirawa hingga berita ini di tulis , Terdapat dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit Lamongan. 
Sedangkan data dari Dinkes Lamongan, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 39 orang.
Hal tersebut di beberkan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Lamongan Taufik Hidayat mengatakan, hingga kini, belum ada yang terdeteksi positif Corona. 
Sementara itu, PDP yaitu yang memiliki keluhan sesak napas dan pernah melakukan perjalanan luar negeri atau luar kota terdampak COVID-19.
“Sampai saat ini belum ada positif Corona di Lamongan,” kata Taufik di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Lamongan.
Dia menjelaskan data di Dinkes Lamongan perihal jumlah orang dengan risiko (ODR) ada kecenderungan naik. Dan saat ini 759 masuk dalam ODR. ODR ini, ujar Taufik, adalah orang yang pernah ke luar negeri atau ke luar kota yang terdampak Corona.
“Yang terpenting, kita semua siap siaga mengantisipasi hal ini dengan mengikuti saran pemerintah untuk melakukan social distancing, sering-sering mencuci tangan, dan melakukan penyemprotan disinfektan,” ujar Taufik Hidayat, yang juga Kepala Dinkes Lamongan. (Aha)

Tags: