Guru dan Tiga Siswa SMKN 1 Tapen Raih Penghargaan dari Kemendikbud

Kasek SMPN 1 Tapen, Asyik Sulaiman SPd MPd, bersama guru Ahmad Timbul Soleh dan tiga siswa usai menerima penghargaan nasional dari Kacabdindik Wilayah Bondowoso, Dr Drs H Sugiono Eksantoso MM. [sawawi]

Dalam Ajang Lomba MembaTIK dan Juara Kamp Kreatif SMK Nasional
Bondowoso, Bhirawa
Keluarga besar SMKN 1 Tapen Kabupaten Bondowoso meraih dua penghargaan bergengsi di Bulan Pebruari 2021 ini. Solahan ini berhasil menyandingkan penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Prestasi ini diantaranya juara III Nasional dalam lomba membaTIK (membuat bahan ajar berbasis TIK) yang diraih guru setempat, Ahmad Timbul Soleh ST.
Menurut Kasek SMKN 1 Tapen, Asyik Sulaiman, tanggal 17 Februari 2021 lalu menjadi hari yang sangat spesial bagi seluruh stakeholder, karena Ahmad Timbul Soleh bersama tiga siswa menerima penghargaan di halaman Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso. ”Kami bersyukur sebagai Kepala SMK Negeri 1 Tapen yang baru memimpin sejak Mei 2020, sudah bisa mengukir prestasi tingkat nasional,” ungkap Asyik Sulaiman.
Asyik menjelaskan, guru Ahmad Timbul Soleh dan tiga siswa menerima penghargaan yang diserahkan Kacabdindik Wilayah Bondowoso, Sugiono Eksantoso, atas prestasi mengharumkan nama Kabupaten Bondowoso di level nasional.
“Ahmad Timbul Soleh mendapatkan apresiasi dari Kacabdin setelah meraih juara III tingkat nasional dalam lomba membaTIK (membuat bahan ajar berbasis TIK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Jumlah pesaing dalam lomba ini lumayan banyak yang berasal dari latar belakang industri, sekolah dan Perguruan Tinggi,” jelas Asyik.
Mantan Kasek SMKN 1 Sumberwringin itu menegaskan, dalam lomba MembaTIK, Ahmad Timbul Soleh mengangkat tema cara membuat KTP-el sehingga berhasil menarik perhatian para dewan juri. Prestasi lain, tiga siswa berhasil meraih juara III tingkat nasional dalam event Kamp Kreatif SMK Infonesia (KKSI) untuk bidang Artificial Intellegence (AI).
“Tiga siswa ini terdiri dari Alifah Ramdiani; Hafid Wahyudi dan Rizal Mahendra. Ketiganya juga mampu membuat nama Bondowoso disebut dalam kancah nasional melalui RAIMU. Tiga siswa ini berhasil membuat perangkat yang diimplementasikan pada pagar sehingga terbuka secara otomatis jika mendeteksi orang memakai masker,” ungkap Asyik.
Pemberian apresiasi atas prestasi ini, merupakan upaya memotivasi seluruh warga sekolah untuk berprestasi sesuai dengan kapasitas masing – masing. Dengan tumbuhnya semangat untuk berprestasi, akan memacu siswa dan guru lain untuk meraih prestasi yang lebih bergengsi.
Kepala Cabdindik Wilayah Bondowoso, Sugiono Eksantoso sangat mengapresiasi capaian prestasi gemilang yang diraih guru dan tiga siswa SMKN 1 Tapen. Apresiasi ini disampaikan saat kegiatan upacara 17-an yang rutin dilaksanakan secara bergantian di Bondowoso dan Situbondo. Kebetulan Bulan Februari Bondowoso mendapatkan giliran ditempati upacara dimaksud.
“Saya patut berbangga dengan capaian guru dan siswa berprestasi SMKN 1 Tapen ini. Saya minta guru dan para siswa terus bersemangat meraih prestasi lain dimasa mendatang,” harap Sugiono. [awi]

Tags: