Guru Tulungagung Tervaksin Capai 80 Persen, PTM Digelar Juli

Haryo Dewanto Wicaksono

Tulungagung, Bhirawa
Kendati para guru sudah divaksin Covid 19 hingga mencapai jumlah 80% dan Kabupaten Tulungagung masuk dalam zona kuning penyebaran Covid 19, namun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung tetap membuka sekolah atau memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Bulan Juli mendatang.
“Kami belum berani melaksanakan PTM sebelum Bulan Juli 2021. Sesuai permintaan bupati untuk PTM baru dilaksanakan Bulan Juli sebagaimana rencana pemerintah pusat,” ujar Kepala Dindikpora Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono, Selasa (16/3).
Menurut Haryo, Dindikpora Kabupaten Tulungagung tidak ada ikut – ikutan daerah lain yang sudah menyatakan akan menggelar PTM bulan depan. ”Kami ikut instruksi bupati yang akan melakukan PTM pada Juli 2021. Apalagi bupati kan juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Tulungagung,” paparnya.
Saat ini, lanjut Haryo Dewanto yang biasa disapa dengan sebutan Yoyok ini, pembelajaran bagi siswa PAUD sampai SMP di Kota Marmer tetap menggunakan Daring. Bahkan, untuk pelaksanaan penerimaan siswa baru atau PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang rencananya dilakukan Bulan Juni tetap menggunakan online. ”PPDB nanti dengan cara online. Tidak ada yang dengan offline,” tandasnya.
Sedang untuk ujian akhir sekolah atau ujian akhir semester genap, mantan Sekretaris Dindikpora Kabupaten Tulungagung ini menyatakan akan dilakukan dengan Daring.
“Tetapi bagi sekolah yang daerahnya sulit akses internet dilakukan dengan Luring. Artinya, siswa datang ke sekolah mengambil soal kemudian dikerjakan di rumah dan setelah selesai dikerjakan dikembalikan lagi ke sekolah,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rohmad mengungkapkan, vaksin Covid 19 bagi guru PAUD sampai SD di Kabupaten Tulungagung sudah selesai 100%. Kini vaksinasi tinggal dilakukan pada guru tingkat SMP dan SMA.
“Target kami untuk guru SMP dan SMA sudah tervaksinasi semua sebelum tahun ajaran baru, sehingga saat tahun ajaran baru semua guru se-Tulungagung sudah tervaksin Covid 19 semua,” katanya.
Dokter Kasil Rohmad menyebut sengaja mendahulukan guru PAUD sampai SD untuk divaksin, karena jika PTM dilakukan lebih cepat dari Bulan Juli 2021 guru-guru PAUD sampai SMP semua sudah tervaksin Covid 19.
“Kalau yang SMP dan SMA kami kira untuk pembelajaran Luring lebih siap meski belum divaksin, sebab siswa SMP dan SMA lebih bisa untuk menerapkan Protokol Kesehatan ketimbang siswa PAUD sampai SD,” tandasnya. [wed]

Tags: