Gus Ipul Berterimah Kasih Atas Mewacanakan Namanya

Webinar yang diselenggarakan PWI Pasuruan, bertajuk Tokoh Nasional Bicara Pilkada diikuti oleh Ketua DPP Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, Sekretaris DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Aminurokhman, anggota PWI Pasuruan hingga masyarakat, Jumat (24/7).

Aminurokhman Optimis Rekom Pasangan Teno dan Hasjim Segera Keluar
Pasuruan, Bhirawa
Peta politik di Kota Pasuruan terus berubah. Terbaru, muncul nama mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Gus Ipul digadang-gadang sebagai salah satu bakal calon Wali Kota Pasuruan yang diusung PKB.

Menanggapai hal itu, Gus Ipul berterimah kasih lantaran dirinya dipertimbangkan sebagai bakal calon kepala daerah di Kota Pasuruan.

“Terima kasih mewacanakan nama saya. Makasih pada PKB dan warga,” ujar Gus Ipul saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui selulernya, Sabtu (25/7).

Disinggung tawaran maju menjadi bakal calon Wali Kota Pasuruan tersebut. Ia belum bisa memberi komentar.

“Nanti usai Idul Adha, saya akan ketemu beberapa pihak yang mewacanakan nama saya untuk tukar pikiran lebih lanjut,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Pasuruan, H Ismail M Hasan menyatakan pihaknya masih menunggu petunjuk partai. Terkait rekomendasi, sepenuhnya menjadi kewenangan pusat.

“Keputusan itu ditangan DPP dan itu juga wilayahnya DPP. Karena DPC merupakan petugas partai. Yang jelas apapun yang jadi petunjuk partai, DPC harus menjalankan, turun ke siapapun rekomnya,” urai H Ismail M Hasan.
.
Menurut Ismail, pihaknya sudah mengusulkan empat nama ke pusat untuk mendapatkan rekomendasi maju di Pilwali Kota Pasuruan. Ke empat nama yang diusulkan oleh PKB terdiri dari 3 kader internal dan 1 figur eksternal.

Di internal, yang diusulkan PKB adalah Abdullah Junaedi, M Nawawi dan Mochammad Mahfudz. Ketiga nama itu saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kota Pasuruan. Adapun figur eksternal PKB yaitu mengusulkan nama Ismail Nachu.

“Kami sudah mengusulkan empat orang ke DPP. Selanjunya ini, ada nama Gus Ipul. Makanya, kami saat ini masih menunggu dari DPP seperti apa,” jelas H Ismail M Hasan.

Sekadar diketahui, Ketua DPP Partai Golkar, Muhammad Misbakhun menyatakan pihaknya akan mengusung Gus Ipul menjadi Bakal calon Wali Kota Pasuruan. Politisi asal Pasuruan ini juga mengaku sudah berbicara dengan PKB untuk menjalin koalisi.

“Komunikasi Golkar dengan PKB sudah 99,99 persen. Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi, sehingga apa yang menjadi kesepakatan politik itu, bisa kita formalkan. Untuk figur yang kami usung mudah-mudahan diterima serta bisa diterima oleh teman-teman koalisi yang akan kita bangun,” tegas M Misbakhun dalam webinar yang diselenggarakan PWI Pasuruan, bertajuk Tokoh Nasional Bicara Pilkada, Jumat (24/7) sore.

Dipilihnya Gus Ipul sebagai bakal calon Wali Kota Pasuruan karena sosoknya sudah teruji dan sudah terbukti. Sosok Gus Ipul juga dinilai sebagai figur yang mampu membangkitkan kejayaan dan kemajuan Kota Pasuruan. Gus Ipul akan di pasangkan dengan Adi Wibowo sebagai bakal calon wakil walikota. Adi Wibowo merupakan kader dari partai Golkar.

“Saya sudah berkomunikasi dengan beliau (Gus Ipul). Dan beliau itu mempungai kominten yang sangat bagus untuk membangun Kota Pasuruan,” tuturnya.

Hingga saat ini, rekom partai politik untuk Pilkada Kota Pasuruan adalah dari partai PDI Perjuangan, menduetkan Raharto Teno Prasetyo, ST sebagai bacawali petahana Kota Pasuruan duet dengan Mochammad Hasjim Asjari dari Partai Nasdem.

Meski demikian, Partai Nasdem sampai saat ini belum mengeluarkan surat rekomendasi serupa seperti partai PDI Perjuangan untuk Pilkada Kota Pasuruan.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Aminurokhman mengatakan rekom untuk pasangan Teno dan Hasjim akan segera dikeluarkan dalam waktu dekat.

“Kami sangat optimis DPP Nasdem, Insya Allah menerbitkan itu. Sebab, yang direkrut sebagai calon wakil wali kota-nya (Mochammad Hasjim Asjari) adalah Ketua DPD-nya, kader Nasdem sendiri,” papar Aminurokhman yang juga ikut dalam webinar yang bertajuk Tokoh Nasional Bicara Pilkada. [hil]

Tags: