Hadapi El Pino, Ketahanan Pangan Jatim Terjamin

30-rakorda-TPIDPemprov, Bhirawa
Perkiraan musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya yang akan terjadi di Jatim pada triwulan III-IV tahun ini ( El Pino), dijamin TPID ( Tim Pengendali Inflasi Daerah) Jatim tidak akan
mempengaruhi kelancaran produksi pangan khususnya tanaman pertanian padi. Sehingga saat menghadapi El Pino nanti keadaan ketahanan pangan di Jatim tetap terjamin.
Pernyataan itu disampaikan Sekdaprov Jatim Dr H Akhmad Sukardi MM saat memberikan pengarahan pada pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendalian Inflasi Daerah Jatim di Meritus Hotel, Selasa (29/4).
Dikatakan Sukardi, rendahnya dampak El Pino terhadap hasil produk pertanian di
jatim khususnya tanaman padi, dikarenakan manajemen pengelolaan air yang relatif sudah baik di Jatim. Untuk itu, TPID Jatim memperkirakan kenaikan inflasi dampak El Pino sangat rendah yaitu hanya berkisar antara 0,03% hingga 0,06%.
Selain faktor risiko El Pino tersebut, tambahnya, dampak kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) Industri juga tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Jatim, yakni hanya berkisar 0,08% hingga 0,12%. Kondisi ini tercermin dari klasifikasi Industri menengah, khususnya pada perusahaan terbuka ( kapasitas lebih dari 200 kVA) dan Industri Besar ( kapasitas lebih dari 30.000 kVA) yang hanya mencapai sekitar 14,33% dari total pengguna tenaga listrik di Jatim.
Untuk itu, tantangan yang patut diwaspadai dalam 2 – 3 bulan ke depan yaitu adanya potensi kenaikan inflasi faktor mamin pada Ramadan dan lebaran 2014. ” Oleh karena itu,Pemprov¬† Jatim melalui TPID Jatim mengimbau pada para pelaku usaha agar mengantisipasi adanya peningkatan permintaan dengan menyediakan pasokan yang cukup,” kata Sukardi.
Sebab, bila kondisi ini dapat dicapai, lanjut Sukardi, maka TPID Jatim berkeyakinan
bahwa target inflasi sebesar kurang lebih 5 % pada 2014 ini dapat dicapai.
Selanjutnya, Sukardi mengatakan, rakorwil TPID yang juga dihadiri dari Provinsi Bali, Jateng, Jabar dan Kalimantan  Selatan ini selain untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan inflasi di Jatim sampai dengan Maret 2014, juga untuk membangun konektivitas dan kerjasama antar TPID baik dalam provinsi maupun lintas provinsi guna menjaga kelancaran distribusi dan kecukupan pasokan pangan. [ma]

Tags: