Hadapi New Normal, Bupati Jombang Gelar Pertemuan dengan Ponpes

Pertemuan antara Bupati Jombang dengan para pengasuh pesantren yang ada di Kabupaten Jombang, Jumat (05/06).

Jombang, Bhirawa
Untuk menghadapi penerapan New Normal di dunia pesantren, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab bersama pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan pertemuan dengan para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Jombang . Pertemuan dilakukan di Ruang Swagata, Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (05/06).
Sejumlah pemangku pesantren yang hadir seperti Pesantren Tebu Ireng, Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, serta Pesantren Gading Mangu, Perak, Jombang.
Bupati Mundjidah Wahab mengungkapkan, pertemuan dilakukan terkait rencana kedatangan santri ke Ponpes masing-masing setelah menjalani proses pembelajaran di rumah selama beberapa bulan terakhir ini.
“Alhamdulillah, tadi ada kesamaan bahwa, anak-anak yang akan kembali ke pesantren, sebelumnya diharapkan, dihimbau, untuk sudah melakukan rapid test, bahkan kalau perlu di swab juga,” ujar Bupati Jombang usai pertemuan.
Bupati menambahkan, hasil pertemuan juga mewanti-wanti agar ada santri yang terpapar Virus Corona (Covid-19) agar tidak kembali dulu ke pesantren.
Dikatakannya, Pondok Pesantren juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) atau Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing pesantren.
“Kapolres juga memfasilitasi untuk membentuk Posko di pesantren-pesantren terbesar yang ada di Kabupaten Jombang,” lanjut Bupati Jombang.
Dalam hal ini kata Bupati, Kementrian Agama juga dharapkan memberikan sosialisasi kepada sekitar 180 Ponpes yang ada di Kabupaten Jombang untuk menghadapi New Normal.
“Tatanan kehidupan baru di pesantren itu supaya difahamkan, kepada semua pesantren yang ada di Kabupaten Jombang, baik pesantren yang kecil maupun yang besar,” tandas dia. [rif]

Tags: