Hari Ibu, UPT RSBL Dinsos Jatim Peroleh Bantuan Eks Psikotik

Solidaritas Perempuan Partai Golkar Jawa Timur menyerahkan bantuan kepada eks psikotik UPT RSBL Pasuruan berupa beras sebanyak 4 sak (100 kg), bingkisan (handuk, shampo, sabun mandi, sikat gigi, biskuit) sebanyak 231 paket, dan nasi kotak dan kue kotak sebanyak 231 paket.

Pemprov Jatim, Bhirawa
Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (UPT RSBL Dinsos Provinsi Jatim) mendapatkan kunjungan Solidaritas Perempuan Partai Golkar Jawa Timur dalam Bhakti Sosial Hari Ibu.

Solidaritas Perempuan Partai Golkar Jawa Timur menyerahkan bantuan kepada eks psikotik UPT RSBL Pasuruan berupa beras sebanyak 4 sak (100 kg), bingkisan (handuk, shampo, sabun mandi, sikat gigi, biskuit) sebanyak 231 paket, dan nasi kotak dan kue kotak sebanyak 231 paket.

Kepala UPT RSBL Dinsos Provinsi Jatim, Sukardi mengatakan, adanya bantuan pada eks psikotik yang sedang menjalani masa rehabilitasi sosial oleh Solidaritas Perempuan Partai Golkar Jawa Timur sangat membantu bagi kehidupan eks klien.

Ia berharap kepedulian terhadap eks psikotik di UPT RSBL Dinsos Provinsi Jatim tidak terhenti begitu saja.

“Mereka yang kini berada di UPT ini, turut senang jika dikunjungi dan dibantu,” ujarnya.

Sebelumnya, Pengurus Solidaritas Perempuan Partai Golkar Jawa Timur. Ningky Pusponegoro mengatakan, bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian untuk berbagi dan menghibur para warga panti sosial.

“Sekaligus kegiatan ini mengingatkan kepada kita semua pada sosok ibu, Karena surga itu berada ditelapak kaki ibu, semoga para warga binaan di gedung panti rehabilitasi ini selalu diberi kesehatan,” kata Ningki.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah berulang menggelar baksos terutama sejak wabah pandemik covid 19.

“Intinya menggelar baksos sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Semoga kepedulian yang kami lakukan ini mendapat tanggapan positif dan dapat meringankan beban sesama yang membutuhkan,” harapnya.

Menurut Ningky, peringatan Hari Ibu dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia. Tidak hanya menghargai jasa-jasa dari seorang ibu, tetapi juga untuk perempuan secara menyeluruh. Termasuk di panti rehabilitasi ini, mereka \menunjukkan rasa kepeduliannya kepada para penderita eks psikotik yang dirawat di panti rehab tersebut. (rac)

Tags: