Hari ini, 19.015 Siswa SD Ikuti Ujian

6-FOTO OPEN bas-Kepala Dinas Pendidikan Dearah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro, Husnul KhuluqBojonegoro, Bhirawa
Sedikitnya 19.015 siswa dari 991 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bojonegoro mengikuti ujian sekolah yang digelar pada Senin-Rabu (19-21/5) ini.  Saat ini paket soal sudah didistribusikan ke Polsek. “Mulai tahun ini, soal dibuat oleh Pemprov Jatim, bukan pusat. Paket soal di setiap kabupaten berbeda, tetapi dalam satu kabupaten itu sama,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, Husnul Khuluq, Minggu (18/5).
Menurutnya, sejumlah paket soal tersebut diinapkan di Aula Mliwis Putih komplek Satlantas Polres Bojonegoro. Mulai besok pagi paket soal itu sudah di distribusikan ke sekolah  dengan pengawalan dari kepolisian. Berbeda dengan UN SMP dan SMA, Ujian SD/MI tidak melibatkan pengawas independen.
Pelaksanaan ujian hanya diawasi pihak sekolah dengan jumlah pengawas disesuaikan dengan jumlah ruangan. “Kami optimistis, tidak ada kebocoran soal dalam Ujian SD/MI ini. Sejauh ini, juga tidak ada hambatan berarti dalam pendistribusian soal,” tegasnya.
Ia menyebutkan, terkait dengan pembuatan soal ujian, dalam surat edaran bersama bahwa pemprov diminta melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan dan penetapan 75 persen paket soal sesuai dengan kisi-kisi.
Dalam Ujian Sekolah siswa SD sebanyak 75 persen paket soal, diolah dan disiapkan provinsi bersama tim guru dari kabupaten/kota. Sedang 25 persen paket soal sisanya disiapkan dari pusat. “Porsi pembuatan soal ujian sekolah lebih besar diberikan kepada Kabupaten/Kota,” lanjutnya.
Berdasarkan surat edaran yang ditandatangani Mendikbud dan Mendagri itu juga menunjuk pemprov untuk melaksanakan penggandaan soal, bahan ujian, blangko surat keterangan hasil ujian sekolah (SKHUS) dan blanko ijazah, serta pendistribusiannya ke kabupaten kota.
Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro juga sudah mengantisipasi pelaksanaan ujian di sejumlah sekolah yang berada di daerah rawan bencana. Beberapa tempat alternatif, menurut dia, telah disiapkan. “Tahun ini ujian tingkat sekolah dasar dilaksanakan di 760 SD dan 231 MI,” jelasnya.
Disinggung untuk kelulusan siswa Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2014. Pihaknya mengatakan untuk kelulusan akan ditentukan melalui Ujian Sekolah bukan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASN) seperti tahun lalu. “Kelulusan siswa Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2014 akan ditentukan melalui Ujian Sekolah bukan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional seperti tahun lalu,” pungkasnya. [bas]

Keterangan Foto : Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, Husnul Khuluq

Rate this article!