Hari Ini, 31 Gepeng Dipulangkan ke Daerah Asal

3- orang gila terjaring Razia (1)Liponsos, Bhirawa
Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya hari ini, Selasa (18/11) akan memulangkan sebanyak 31 gelandangan dan pengemis (Gepeng) ke berbagai kota yang ada di Jawa Timur .
Kepala Bidang Rehabilitasi (Dinsos) Kota Surabaya, Deddy Sosialisto mengatakan, proses pemulangan gepeng kali ini menggunakan enam mobil yang didampingi oleh masyarakat dan karang taruna setempat. Para gepeng akan diserahkan langsung ke Dinas Sosial masing-masing daerah Kabupaten/Kota.
Dedy menegaskan pemulangan Gepeng dari Surabaya ke daerah asal ini telah sesuai dengan kesepakatan antar Kepala-kepala daerah se-Jawa Timur, bahwa mereka akan bekerja sama dalam menertibkan gepeng.
” Untuk gepeng yang berasal dari luar kota, akan kami pulangkan setiap sebulan sampai sekali. Dan untuk gepeng yang berasal dari kota Surabaya sendiri akan kami pulangkan setiap 2 hari sekali, bahkan ada yang kami pulangkan setiap hari,” kata Deddy Sosialisto pada Bhirawa.
Untuk gepeng yang mempunyai masalah seperti gangguan penyakit jiwa, akan dirujuk ke rumah sakit jiwa, hingga sembuh dan selanjutnya dikembalikan lagi untuk dipulangkan oleh pihak rehabilitasi Liponsos. Sedangkan untuk gepeng-gepeng biasa, seperti anak jalanan dan pengemis biasa hanya butuh pembinaan sedikit saja.
” Mereka mengaku, tidak terlalu sulit mengurus gepeng yang setiap harinya berjumlah sekitar 900an, hanya terkadang, mereka kesulitan berkomunikasi dengan para gepeng yang mempunyai masalah psikotik atau masalah kejiwaan,”ujar Sri Supatmi Kepala UPTD Liponsos Keputih.
Tujuan pemulangan gepeng tersebut diharapan agar ada pembinaan dari daerah asal mereka, seperti pembinaan yang ada di kota Surabaya, sehingga ketika mereka sudah dipulangkan tidak akan kembali lagi ke Surabaya.
” Akan tetapi, pemulangan ke 31 Gepeng ini tidak menyusutkan penghuni di Liponsos sendiri. Karena setiap harinya selalu ada kiriman dari Satpol PP Kecamatan maupun dari pusat. Apalagi dua hari kedepan pasti balik lagi,” terang Sri.
Terkait tahapan pemulangan, Sri mengatakan, pihaknya menyeleksi dulu seperti diajak bicara. Selain itu alamat juga sudah jelas. ” Kalau diajak bicara masih blang tetap kita tampung disini (Liponsos),” tambahnya. (geh)

Keterangan Foto : Kecamatan Semampir saat mengirim orang gila ke Liponsos Keputih yang didapatkannya di wilayahnya, Senin (17/11). [geh/bhirawa]

Tags: