Hari ini, Bus Bojonegoro-Surabaya Beroperasi Kembali

Kepala Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Sentot Sugeng Waluyo,

Bojonegoro,Bhirawa
Usai tidak diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah ( Surabaya, Sidoarjo dan Gresik), bus jurusan Bojonegoro – Surabaya di Terminal Tipe A Rajekwesi bakal akan mulai beroperasi kembali.

Namun, saat beroperasi nantinya para kru armada tetap harus memberlakukan dan mematuhi protokol kesehatan covid -19 yang telah ditetapkan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Sentot Sugeng Waluyo, kemarin ( 9/6).

” Rencananya armada bus Bojonegoro akan mulai beroperasi besuk, red hari Rabu ini (10/6) ,” jelasnya.

Lanjut Sentot menuturkan ini meski hingga saat ini belum ada instruksi atau pemberitahuan dari provinsi Jatim terkait beroperasinya kembali armada bus jurusan Bojonegoro – Surabaya itu. Pasalnya terminal Purabaya dan Tambak Oso Wilangun (TOW) Surabaya sudah beroperasi kembali, mulai hari ini Selasa (9/6) pukul 00.00 WIB.

“Meski terminal Purabaya dan Tambak Osowilangun sudah dibuka, namun untuk beroperasinya bus tergantung kesiapan perusahaan atau PO bus itu sendiri dan tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Virus Corona,” terang Sentot.

Adapun bilamana bus sudah mulai beroperasi kembali, kru armada harus mematuhi persyaratan yang telah ditentukan diantaranya bus dalam hanya bisa mengangkut penumpang 50 persen dari jumlah penumpang yang berisi 60 orang.

Selain itu menyediakan Hand Sanitizer di dalam bus, Sopir dan kru bus harus menggunakan masker dan sarung tangan, penumpang bus harus menerapkan protokol kesehatan.

“Mungkin besok atau lusa sudah bisa operasi, dan supir serta perusahaan bus sudah siap untuk jalan,”imbuhnya

Sementara itu ketua paguyuban sopir Bus Parno menambahkan, ini masih menunggu intruksi, meskipun PSBB di Surabaya dikabarkan sudah selesai, jadi menyesuaikan dan menunggu instruksi.

“Sejak dua bulan terakhir kami tidak beroperasi, sekarang kami masih menunggu arahan dari terminal Bojonegoro,” pungkasnya

Seperti diketahui, hampir dua bulan terakhir armada Bus di Bojonegoro yang biasa beroperasi telah berhenti, lantaran disejumlah diwilayah Jatim memberlakukan status PSBB sehingga bus tidak lagi beroperasi. [bas]

Tags: