Hari ini, GSBD Taman Budaya Tampilkan Eksistensi Ponorogo

Eksistensi PonorogoPemprov Jatim, Bhirawa
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim melalui UPT Taman Budaya Jatim kembali melangsungkan Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) selama dua hari dimulai Jumat malam (19/9) dan berakhir Sabtu malam (20/9). Kali ini menampilkan eksistensi seni budaya Kabupaten Ponorogo.
Seperti tahun-tahun sebelumnya dalam setiap kegiatan GSBD Jatim, masyarakat selalu antusias melihat pertunjukan seni dan budaya dari berbagai Kabupaten/kota di Jatim. Sebab,  mereka tidak hanya melihat pertunjukan, namun ada produk ekonomi kreatif dan kuliner mengiringi pagelaran seni budaya tersebut.
Nantinya dalam GSBD, Kabupaten Ponorogo akan menampilkan eksistensi Warok selama ini melekat dengan keberadaan Reyog Ponorogo. Eksistensi Warok tersebut terbalut dalam seni pertunjukan tari berjudul “LeburSakethi”.
Kepala Disbudpar Jatim, DR Jarianto MSi mengatakan, potensi kesenian Ponorogo sebetulnya bukan hanya Reyog. Namun seni Reyog itu sendiri selama ini masih dipahami hanya dengan Dhadhak Meraknya saja.
Banyak yang belum memperhatikan seksama eksistensi Warok. Karena itu, Jarianto menyampaikan apresiasinya pada seniman Ponorogo yang mengkreasikan karya inovatif ini.
Kegiatan GSBD diawali dengan Tari Gebyar Saloka dilanjutkan denganTariSendhon Asmara danTariSonggoLangit, yang diakhir fragmenberjudul “KibarSlahung”.
Hari selanjutnya, terdapat pergelaran Reyog Ponorogo dan Campursari, dari siang hari hingga sore hari. Malam harinya, disajikan pertunjukan tari Wireng Asmara dan Tari Lebur Saketi.Selain sajian seni tari dan pertunjukan, dalam GSBD ini juga dipertunjukkan pemutaran informasi produk unggulan dan penayangan selayang pandang Kabupaten Ponorogo, pameran seni unggulan, hingga bazaar kuliner.
Sementara, Kepala UPT Taman Budaya Jatim, Sukatno SSn mengajak semua lapisan masyarakat bisa menikmati pertunjukan seni budaya Jatim mulai dari generasi muda hingga lanjut. “Silahkan datang langsung ke pendapa Taman Budaya Jatim di Jalan Genteng Kali Surabaya, gratis melihat pertunjukkannya,” katanya. [rac]

Tags: