Hasan Aminuddin Resmikan Gedung SD Islam Miftahul Ulum

Hasan Aminuddin meresmikan gedung SD Islam Miftahul Ulum. [wiwit agus pribadi]

Probolinggo, Bhirawa
Mustasyar PCNU Kota Kraksaan yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs H Hasan Aminuddin, MSi meresmikan Gedung SD Islam Miftahul Ulum di Dusun Margoayu, Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran.
Peresmian gedung yang dibangun melalui bantuan Sarpras Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI APBN-P 2019 ini, ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasi peresmian.
Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi, Camat Pakuniran, Hari Pribadi, dan jajaran Forkopimka Pakuniran, Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Pakuniran Kiai Faqih, Ketua Paguyuban K3S Swasta Kabupaten Probolinggo, Yunus, dan Biro Pendidikan Yayasan Miftahul Ulum, Misroto. Para dewan guru, serta masyarakat di sekitar Yayasan Miftahul Ulum Pakuniran, dengan dimeriahkan hadroh jam’iyah Al Miftah Margoayu.
Biro Pendidikan Yayasan Miftahul Ulum Misroto, Senin (15/3) mengungkapkan, hingga kini Yayasan Miftahul Ulum memiliki 10 lembaga formal dan non formal diantaranya Satuan PAUD Sejenis (SPS), PAUD Kelompok Belajar, TK, SD Islam, SMP Islam, MA Islam, TPQ, Madin Ula, Madin Wustho serta Lembaga Kursus dan Pelatihan.
“Di usianya yang sudah 13 tahun sudah ada 10 lembaga formal dan non formal. Ini tidak terlepas dari dukungan semua instansi dan Dinas Pendidikan, sehingga kami leluasa menyiapkan lembaga pendidikan ini,” ungkapnya.
Sementara Mustasyar PCNU Kota Kraksaan, Drs H Hasan Aminuddin MSi mengingatkan, masyarakat agar tidak lupa kepada kewajibannya dalam menunaikan shalat lima waktu. Sebab ini merupakan azimat dan tidak ada wiridan yang mengalahkan shalat lima waktu.
“Tugas manuisa hidup di dunia ini ada dua yaitu hablum minallah dan hablum minannas. Sholat lima waktu ini harus dilakukan secara istiqomah dengan berjamaah di masjid atau musholah. Pendekatan kepada Allah SWT ini dilakukan melalui shalat lima waktu,’ katanya.
Hasan meminta kepada semua guru agar bisa menjadi contoh yang diawali dengan akhlak. ”Mari kita berita contoh dan ikhlas dalam mengalirkan ilmunya. Selalu update keilmuannya dan jangan malu bertanya. Lakukan studi banding yang mengedepankan kualitas dan bukan kuantitas,” tuturnya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Syihabuddin Sholeh mengharapkan agar kegiatan ini mampu meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan madrasah di Kabupaten Probolinggo, khususnya dibawah naungan LP Ma’arif NU Kota Kraksaan. “Harapannya mampu meningkatkan indeks pendidikan sebagai upaya meningkatkan angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.
Membangun integritas lembaga pendidikan itu bisa dilakukan dalam dua hal yakni yayasan dan para guru. Hal ini sangat penting upaya lembaga pendidikan NU ini menjadi pilihan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya.
“Bagaimana pemangku yayasan mendistribusikan kewenangannya dari hulu sampai hilir. Dari guru sampai cleaning service. Hal ini penting hari ini untuk menjawab, bagaimana membangun integritas lembaga pendidikan. Sebab lembaga pendidikan akan dicari bila integritasnya dibangun bersama – sama,” katanya.
Sementara anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, H Muzammil Syafi’i mengungkapkan, kini sedang menyusun anggaran di Jawa Timur dan nanti akan ditutup Bulan April 2021. ”Di lingkungan NU saya melihat banyak madrasah – madrasah yang butuh bantuan untuk memperbaiki sarana dan prasarana, maka sekarang saya fokuskan khusus di Kabupaten Probolinggo dengan menampung permohonan kepada Provinsi Jawa Timur melalui Fraksi NasDem, untuk bisa dibantu sarana dan prasarana demi peningkatan perbaikan pendidikan yang ada di Kabupaten Probolinggo,” tambahnya. [wap]

Tags: