Hasil Survey ASTI Swing Voters Pilkada Kabupaten Kediri Capai 57 Persen

Hasil Survey ASTI Swing Voters Pilkada Capai 57 Persen.

Kabupaten Kediri, Bhirawa
Akurat Survei Terukur Indonesia (ASTI) mengungkapkan hasil survey yang dilakukan menjelang Pilkada Kediri, yang cukup mencengangkan dari survey ini adalah masih minimnya elektabilitas masing masing bakal calon yang mengikuti kontestasi Pililihan Bupati ini.
Dari delapan calon yang disurvey dengan pertanyaan “siapakah bakal calon yang anda pilih jika Pilkada diselengarakan sekarang” ternyata angka swing voters (tidak tahu atau berubah ubah) masih cukup tinggi hingga mencapai 57 persen.
Menurut Manager Operasional ASTI-Baihaqi setelah dilakukan survey dengan metodelogy yang dia terapkan, tampaknya masih pra calon masih butuh tenaga banyak untuk turun ke masyarakat memperkenalkan dirinya, mengingat tingginya angka ketidak tahuan responden calon yang akan mengikuti kontestasi pilkada.
“Dari hasil suvey, elektabilitas tertinggi adalah dr Sukma disusul Masykuri, Mujahid, dan Ridwan, meski dr sukma elektabilitas tertinggi namun hanya 12 persen dan ini masih jauh dibandingkan angka tidak nemilih mencapai 57 persen, sehingga mereka harus turun kemasyarakat untuk mengengenalkan diri” kata Baihaqi.
Hasil survey Asti ini menegaskan jika tingkat Popularitas paling tinggi adalah Wabup Masykuri yang mencapai 80,30 persen, disusul Sukma Mahadewa 76.60 persen, Mujahid 72,70 Persen, KHR 58, 40 persen, Gaguk 66, 80 persen, Hanandhito 53 , 70 persen, Yekti 48, 80 persen.
Namun untuk elektabilitas , Sukma di angka 12,6 persen, Masykuri 1, 4 persen, mujahid 8,3 persen, KHR 4,2 persen, Gaguk 2,8 persen, Hanandhito 1,7 persen, Yekti 1,2 persen dan Eko 0,8 persen dan swing voters 57 persen
Lebih lanjut, dia mengungkap selain elektabilitas dan popularitas pra calon, pihaknya juga melakukan surve tentang jadwal pilkada yang bakal digelar september mendatang, dan hasilnya masih lebih 50 persen orang yang tidak tahu bakal digelarbya pilkada pada september.
“Untuk itu saya menyarankan agar penyelenggara pilkada lebih intens untuk mensosilisasikan tahapan tahapan pilkada” ucapnya. Dia menegaskan jika besaran sampel dalam Survey ini adalah sebanyak 1000 rasponden yang tersebar di 26 Kecamatan Kabupuaten Kediri, dan memiliki toIeransi kesalahan sebesar kurabg lebih 3. 1% dan tingkat Kepercayaan .95 36 persen. [van]

Tags: