HM Irsyad Yusuf: ASN Penyintas Covid-19 Diminta Donor Plasma Konvalesen

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf saat di Pendopo Kabupaten Pasuruan.

Pemkab Pasuruan, Bhirawa
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) penyintas korona yang bekerja di Pemkab Pasuruan untuk melakukan donor plasma konvalesen. Menurut Gus Irsyad, panggilan akrabnya, plasma konvalesen (plasma darah) dari pasien yang sembuh dari infeksi virus Covid-19 sangat berpotensi menjadi terapi yang aman untuk pasien Covid-19.

Yang lebih faktual berdasarkan fakta di lapangan yakni plasma konvalesen terbukti efektif dalam membantu proses penyembuhan pasien yang masih dalam perawatan. “Saat ini, plasma konvalesen sangat dibutuhkan bagi pasien yang tengah berjuang melawan Covid-19,” ujar Gus Irsyad, Kamis (29/7).

Karenanya, bagi para ASN penyintas Covid-19 baik PNS, pegawai tidak tetap (PTT) hingga tenaga harian lepas (THL) agar tak malu untuk donor plasma. Karena Covid-19 bukanlah aib, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan. Selain itu, donor plasma juga sebagai bentuk syukur kepada Tuhan YME karena sudah sembuh dari Covid-19. “Ini bisa dijadikan contoh oleh penyintas, supaya mau mendonorkan plasma konvalesen. Mendonorkan darah ini sangat bagus dan juga sebagai bentuk syukur,” kata Gus Irsyad.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menambahkan, sejak pandemi tahun lalu, jumlah ASN Pemkab Pasuruan yang terpapar Covid-19 mencapai sekitar 630 orang. Dari jumlah itu, tidak seluruh ASN penyintas yang bisa melakukan donor plasma. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi para pendonor, meski syarat itu kini semakin dipermudah. Yakni, maksimal 6 bulan pasca sembuh dari Covid-19.

“Apabila penyintas yang sudah lama, maka tidak memenuhi syarat. Jadi lebih ditekankan pada penyintas yang barusan sembuh. Yang paling efektif antara dua minggu sampai satu bulan pasca dinyatakan negatif Covid-19,” kata Anang Saiful Wijaya.[hil]

Tags: