Honor Tenaga GTT/PTT Tak Layak, Budiono: Saatnya Beri Kebahagiaan

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Budiono

DPRD Jatim, Bhirawa
Peningkatan honor para tenaga pendidik GTT/PTT di Jawa Timur dirasa penting. Honor 750 perbulan untuk pengajar ini di Jatim dinilai sudah tidak layak lagi dan harus segera dilakukukan penambahan.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi E DPRD Jatim, Budiono, Kamis (6/2/2020). Menurutnya, Pemprov Jatim perlu melakukan tambahan anggaran bagi pengajar GTT/PTT Jatim.
“Sudah saatnya bisa memberikan kebahagiaan bagi Pengajar GTT/PTT. Tidak seperti saat ini yang hanya menerima honor 750 per bulan. Itupun belum semua GTT PTT menerimanya,” ujarnya.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, sudah sepatutnya pemerintah memperhatikan perbaikan honor mereka para pengajar GTT /PTT yang ada di Jatim.
Minimal, kata Budiono, mereka mendapatkan honor sesuai dengan Upah Minimun Kota/Kabupaten (UMK). “Sudah sangat layak bila mereka mendapatakan honor sesuai dengan UMK Kota Kabupaten. Ya, minimal Rp2 jutaan-lah honor bagi mereka,” ungkapnya.
Pihaknya tidak sepakat bila APBD diberikaan pada hal-hal yang tidak bermanfaat dan mengabaikan keberadaan pengajar GTT/PTT.
“Seperti usulan BUMD, ada yang minta tambahan modal 150 miliar. Daripada dana itu diberikan ke BUMD mendingan dana itu dialokasikan untuk menambah honor pangajar GTT/PTT yang ada di Jatim,” jelasnya.
Kata Budiono, sebenarnya para pengajar yang berstatus GTT/ PTT kalau mau melakukan demo massal menuntut kenaikan gaji bisa mereka lakukan. Bila mereka lakukan, maka pendidikan di Jawa Timur akan lumpuh .
‚ÄúTapi ini tidak mereka lakukan. Mereka bekerja secara ihklas, seharusnya pemerintah memperhatikan nasib mereka karena pekerjaan mereka sangat mulia ikut mencerdaskan anak bangsa,” pungkas politisi asal Bojonegoro ini.
Seperti diketahui, nasib tenaga pendidik (pengajar) berstatus GTT/PTT cukup memprihatinkan. Mereka meminta pemerintah menimgkatkan honor mereka. Hal ini disampaikan mereka saat komisi E DPRD Jatim melakukan kunjungam kebeberapa daerah.
Terakhir saat komisi E DPRD Jatim melakukan kunjungan kerja di Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro dan Tuban tepatnya di SMAN 1 Tuban ,Selasa ( 4/2/2020). Disitu komisi E juga mendapatkan keluhan honor GTT/PTT Tuban dan Bojonegoro. [geh]

Tags: