Hotel Budget Tak Pengaruhi Okupansi Hotel Bintang

Kenyamanan tamu yang menginap menjadi salah satu prioritas hotel berbintang. [riq/bhirawa]

Kenyamanan tamu yang menginap menjadi salah satu prioritas hotel berbintang. [riq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Persaingan bisnis perhotelan di Surabaya saat ini semakin ketat ditambah lagi dengan menjamurnya hotel bertarif murah atau biasa disebut hotel budget. Meskipun keberadaan hotel budget lebih banyak ternyata tidak mempengaruhi okupansi hotel bintang.
“Kami mengamati setiap hari perkembangan hotel khususnya di Surabaya, bahkan hotel kami saat ini sudah dikelilinggi banyak hotel bintang maupun hotel budget yang baru saja berdiri,” ungkap Marketing Communication Manager Garden Palace Hotel-Setyawan Nanang, Senin (25/3).
Nanang menjelaskan, persaingan itu pasti ada akan tetapi kami harus tetap optimis bahwa pelanggan masih lebih memilih berada di hotel kami. Sebab setiap ada hotel budget baru tamu pasti ingin mencoba menginap, tapi setelah itu mereka pasti kembali lagi ke hotel kami.
Kenyamanan maupun fasilitas hotel ternyata juga mempengaruhi tamu yang ingin menginap mulai dari harga kamar maupun FnB serta fasilitas lainnya. “Hotel budget lebih dominan memiliki kamar yang relatif lebih kecil buat tamu jelas kurang nyaman dibuat istirahat ditambah lagi dengan fasilitas FnB yang kurang tersedia sehingga tamu yang ingin menu makan lain terpaksa harus keluar dari hotel,” pungkasnya.
Dari itulah Nanang yakin tamu yang mencoba menginap di hotel budget pasti akan kembali ke hotel bintang karena tempat yang tersedia lebih luas dan nyaman. Dan saat disingung tentang strategi Nanang untuk menarik tamu dia menututurkan, akan memberikan harga promo¬† baik untuk kamar melalui broadcast SMS yang di kirim pihak Garden Palace Hotel ke seluruh nomer operator. “Jadi bagi yang menunjukkan SMS dari hotel kami saat mau menginap maka secara otomatis kami berikan diskon,” ujarnya.
Sedangkan bagi Hotel Santika Premiere Gubeng, keberada hotel budget tidak mempengaruhi jumlah klien yang datang. “Tidak ada pengaruh meskipun hotel budget ada dimana-mana sebab dari segi harga jelas jauh berbeda sedangkan dari corporate yang membawa klien juga lebih menyesuaikan dengan budget klien yang ingin menginap,” jelas Sales Marketing Hotel Santika Premiere Gubeng -Surabaya, Caroline Halim.
Menurut Caroline, hotel budget lebih dominan hanya menjual kamar saja sedangkan hotel bintang tidak hanya menjual kamar akan tetapi juga menyediakan fasilitas salah satunya adalah meeting room sehingga kebutuhan bisnis klien lebih terpenuhi.
“Seperti hotel di Malang kalau setiap weekends selalu ramai dibandingkan dengan hari biasa sebab mereka hanya menjual kamar akan tetapi di hari biasa mereka sepi dibandingkan hotel bintang yang selalu ramai meskipun weekends maupun hari biasa karena banyak fasilitas yang kami berikan,” katanya. [riq]

Tags: