Hubungan Arus Pendek Ludeskan Rumah Ploso Surabaya

30-Terlihat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api dikediaman Hendry, Rabu (29,10). abednegoSurabaya, Bhirawa
Jelang pagi hari sekitar pukul 04.00 WIB, warga Jl Ploso Timur 3 no dikagetkan dengan kobaran api dirumah no 31 yang merupakan milik salah satu warganya. Ganasnya  kobaran api ini, membuat kediaman Hendry (67) dilahap oleh amukan si jago merah.
Melihat kondisi rumah dilahap si jago merah, Hendry beserta anak dan istrinya dengan dibantu warga mencoba memadamkan api yang ditengarai berasal dari kamar atas. Usaha memadamkan api ini tak berhasil, malah mengakibatkan luka bakar dan sayatan dikaki Hendry. Sekitar pukul 04.15 WIB, empat mobil PMK dikerakan guna memadamkan api yang semakin membara dirumah berukuran 8×10 meter ini.
Di tempat kejadian kebakaran (TKK) Kepala Dinas PMK Kota Surabaya, Candra Oratmangun, saat memandu anggotanya guna pembasmian api mengatakan, laporan kebakaran ini diterimanya sekitar pukul 04.05 WIB. Pihaknya pun langsung mengerahkan pasaukannya dengan dukungan penuh, mengingat rumah yang terbakar berbahan kayu dan berdekatan dengan kabel listrik.
“Petugas kami mengunakan strategi pengepungan titik api, sebagai upaya agar api tidak merembet ke rumah yang ada disebalahnya,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (29/10).
Candra menjelaskan, dugaan sementara atas kebakaran ini adalah adanya hubungan arus pendek instalasi listrik. Oleh karenanya, Ia menghimbau warga agar dimusim kemarau yang tinggi ini, perlu waspada terhadap instalasi listrik dan pemakaian listrik yang sesuai kapasitasnya. “Musim kemarau seperti ini, warga diharap berhati-hati terhadap masalah kelistrikan. Sebab, hal ini dapat memicu terjadinya korsleting yang mengakibatkan kebakaran,” urainya.
Mengenai korban yang mengalami luka dibagian kaki, Candra menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Menurutnya, dari empat orang penghuni rumah, hanya satu korban saja yang mengalami luka. Sementara untuk tim PMK, Canda menambahkan bahwa ada empat mobil pemasam kebakaran yang disiagakan di TKK.
“Ke empat mobil pemadam ini, kami stand by ka  di TKK. Semuanya berasal dari pos Tambak Rejo 1 unit, pos Menur 1 unit, pos Bulak i unit, dan terakhir dari pos Balai Pemuda 1 unit,” terangnya.
Masih ditempat yang sama, Edvi (25) pemilik rumah menceritakan, awal mulanya Ia melihat plafon kamar atas rumahnya terbakar. Melihat hal itu, Ia beserta kedua orang tuanya berusaha memadamkan api. Namun, api tak kunjung padam, hingga datanglah empat mobil pemadam kebakaran. “Saya kaget, tiba-tiba kamar atas terbakar,” ungkapnya.
Disinggung mengenai asal mula terjadinya api, Edvi mengaku dirinya tak mengetahui secara pasti kejadianya. Menurut wanita keturuna cina ini, kemungkinan percikan api terjadi akibat hubungan arus pendek kabel listrik diatas kediamannya. Sebab, banyak kabel listrik yang letaknya tepat diatas kediaman rumah korban.
“Kemungkinan, api terjadi akibat korsleting arus listrik diatas rumah,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, dalam satu hari wilayah Surabaya dilanda tiga kali kejadian kebakaran beruntun. Pertama, kebakaran terjadi dikawasan padat penduduk di Jalan Putro Agung, sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua, kebakaran kembali terjadi dirumah di Jalan Kelud sekitar pukul 18.00 WIB. Terakhir, kebakaran melanda Depot Anda Jalan Simpang Darmo sekitar pukul 19.00 WIB. [bed, geh]

Tags: