Hujan Angin 30 Menit di Kota Blitar, Rugikan Ratusan Juta Rupiah

Tampak pohon tumbang menimpa mobil akibat bencana hujan angin di wilayah Kota Blitar Jumat siang (21/2) kemarin.

Kota Blitar, Bhirawa
Hujan angin kencang di wilayah Blitar sekitar 30 menit menumbangkan puluhan pohon , Jumat (21/2). Kerugian akibat bencana ini mencapai ratusan juta.
Kabid Penanggulangan Bencana Daerah Kesbangpol PBD Kota Blitar, Supriadi menyampaikan nilai kerugian mencapai ratusan juta untuk wilayah Kota Blitar adanya lebih dari 70 pohon tumbang di wilayah Kota Blitar.
“Untuk nilai kerugian tersebut berdasarkan hasil pendataan dari patroli wilayah, laporan warga, dan kajian TRC, dimana di 3 Kecamatan di Kota Blitar terdampak bencana hydrometeorologi kerugian mencapai Rp 800 juta,” kata Supriadi.
Lanjut Supriadi, jumlah pohon tumbang total ada 78 titik, yang terjadi merata di semua Kecamatan di Kota Blitar, dimana dari data pohon tumbang terjadi di 38 ruas jalan dan pohon yang tumbang rata-rata adalah peneduh di tepi jalan, seperti pohon jenis Trembesi, Asem, Waru, dan Payung-payungan.
“Untuk pohon tumbang terbanyak terjadi di wilayah Kecamatan Sananwetan sebanyak 36 pohon, dengan diameter 20-122 cm, dan kerugian terbesar juga terjadi di Kecamatan Sanan Wetan mencapai Rp. 350 juta, karena menimpa 3 rumah, 3 toko, 1 kios, dan 1 ruang kelas SDN Rembang 1,” jelasnya.
Selain itu menurutnya paling besar nilainya kerusakan ada pada jaringan kabel PLN, Telkom, dan PJU yang tertimpa pohon tumbang di seluruh kecamatan. Kemudian kerugian terbesar kedua di Kecamatan Kepanjenkidul ada 22 pohon tumbang yang menimpa 1 rumah, 1 motor, 2 mobil, 2 warung, dan beberapa pagar rumahdengan kerugian sekitar Rp 250 juta.
Dan di Kecamatan Sukorejojuga menumbangkan 20 pohon menimpa 1 rumah, 1 motor, 2 warung, dan beberapa pagar rumah dengan kerugian mencapai Rp 150 juta.
“Pada saat kejadian tersebut personil PBD, Polres Blitar Kota, Kodim 0808, Sat Pol PP, perangkat Kecamatan, Kelurahan, Relawan PB, dan warga langsung bekerja bhakti memotong pohon yang tumbang dan mengevakuasinya, sehingga kemacetan tidak terlalu lama dan meluas, seperti di Jl. Kenari, Jl. Mastrip, Jl. TGP, Jl. Melati, dan Jl. Bung Hatta,” pungkasnya.
Tambahkan Supriadi, untuk fasilitas umum seperti atap Kantor Kelurahan Ploso Kerep dan Rusun 511 juga rusak sebagian atapnya karena tertimpa pohon dan terbang diterjang angin kencang. [htn]

Tags: