IKAPTK Kota Probolinggo Bagi Masker dan Sembako Tangani Pandemi Covid 19

Posbindu Cantik pemkot Probolinggo.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Pantau Kondisi Kesehatan Melalui Posbindu Cantik
Kota Probolinggo, Bhirawa
Sejumlah pejabat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir di lobi Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman Nomor 19. Pagi itu berlangsung giat rutin bulanan Posbindu Cantik yang dikomandoi oleh Dinas Kesehatan P2KB setempat.

Proses pemeriksaan di posbindu, dimulai di meja I, yakni pengisian formulir screening Penyakit Tidak Menular (PTM). Meja II pengisian riwayat penyakit oleh peserta, sekaligus wawancara dengan petugas kesehatan. Meja III dilakukan pengukuran tinggi badan (TB), berat badan (BB), indeks masa tubuh (IMT), lemak perut, selanjutnya Meja IV pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kalium dan glukosa darah acak (GDA), asam urat, kolesterol dan Meja V adalah konseling.

Ya, Posbindu adalah salah satu upaya untuk menscreening kesehatan terutama untuk PTM kepada para pejabat atau Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr. Nurul Hidayati saat mendampingi Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin. Menurut wanita yang akrab disapa dr Ida itu sampai dengan saat ini, ia mengamati Kepala OPD hasilnya bagus, masih terkendali.

“Harapannya secreening ini bisa mengetahui jika ada penyakit tertentu sehingga bisa ditangani lebih awal,” tutur Ida, Jum.at (15/1).

Ditemui saat pelaksanaan Posbindu Cantik, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin menaruh harapannya atas diselenggarakannya giat itu. “Disamping kita melihat kondisi perkembangan kesehatan, tentunya menjadi keharusan kita semua supaya bisa mengetahui kondisi kesehatan dalam menghadapi masa pandemi,” ujarnya.

Masih menurut orang nomor satu di Kota Mangga ini, semua Kepala OPD mempunyai buku kesehatan. “Sehingga mereka mengetahui perkembangan jika mendeteksi dini itu lebih bagus daripada kita mengetahui pada waktu sakit. Itu langkah-langkah terbaik di bidang kesehatan,” jelasnya.

Saat ditanya soal hasil pemeriksaannya, Wali Kota Habib Hadi menjawab ada permasalahan pada kolesterol dan hipertensi. “Olah raga saja untuk menurunkan kolesterol dan hipertensi (tinggi),” kata bapak empat orang anak itu.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Sugito Prasetyo salah satu peserta Posbindu Cantik pun mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan Posbindu di masa pandemi ini.

“Hasil pengecekan saya pribadi, alhamdulillah normal, masih dalam kriteria wajar. Cuma ada permasalahan sedikit seperti lemak perut dan berat badan. Tetapi untuk yang lain, alhamdulillah masih standar sehat,” terangnya.

Ia menambahkan giat Posyandu ini perlu dilakukan terkait petugas lapangan seperti dirinya dalam masa pandemi COVID 19.

“(Giat ini) dapat memberikan semangat buat kami. Harapan saya pribadi semoga Posbindu rutin terus dilakukan. Kami bisa memantau perkembangan kesehatan, tidak hanya kami (Kepala OPD), petugas lapangan juga perlu di cover dengan Posbindu ini,” tuturnya.

Di waltu yang sama, sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Probolinggo membagikan masker kepada para pengguna jalan di kawasan Bundaran Gladak Serang (Glaser), usai melaksanakan giat apel pagi.

Selain membagikan masker, IKAPTK Kota Probolinggo juga membagikan hand sanitizer dan bantuan 100 paket sembako berupa minyak goreng, gula pasir dan mie instan, yang diberikan kepada keluarga tak mampu, di beberapa kelurahan di Kota Probolinggo, sebagai sasaran utamanya.

“Saya meminta agar jangan sampai salah sasaran, yang mana bisa jadi bumerang bagi organisasi ini, dan dapat menimbulkan rasa iri bagi warga yang belum mendapatkan bantuan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati, saat memberikan arahan kepada 50 orang peserta apel.

Sekda Ninik mengapresiasi keberadaan IKAPTK yang merupakan bagian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo yang terus hadir di tengah-tengah masyarakatnya, saat kondisi pandemi seperti sekarang ini. Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut, tak hanya kegiatan mencegah corona virus juga diikuti dengan kegiatan positif lainnya.

“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa diikuti kegiatan lainnya. Kita harapkan para anggota IKAPTK ini bisa selalu aktif ikut membantu pemerintah daerah dalam mensukseskan program-program pembangunan di masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, sekda juga menyinggung perihal instruksi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Dalam Negeri terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan atau yang dikenal dengan istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pengendalian penyebaran virus corona.

“Saya tugaskan Ketua dan anggota IKAPTK Kota Probolinggo, utamanya yang saat ini menjabat sebagai camat dan lurah, agar dapat membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang instruksi tersebut. Jangan sampai ada yang terpancing dengan berita palsu atau hoax yang beredar di media sosial,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh opini yang berkembang dan menyudutkan Pemkot Probolinggo. Dan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sebagai informasi, IKAPTK Kota Probolinggo memiliki ide besar dari anggotanya untuk mendistribusikan bantuan yang diserahkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Seperti yang dilaksanakn pagi itu, bantuan yang terkumpul akan diberikan kepada keluarga atau masyarakat, yang salah satu anggota keluarganya terkonfirmasi positif covid 19. Baik itu yang ada di rumah sakit, maupun yang sedang menjalani isolasi di rumah karantina dan isolasi mandiri, tambahnya.(Wap)

Tags: