Ingatkan Ada Polisi Virtual, Ajak Bijak Bermedia Sosial

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.[sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menyatakan media sosial juga menjadi perhatian tersendiri pihak berwajib. Karena itu, Polri memiliki polisi virtual guna menekan kasus kriminalisasi akibat pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Harapannya, setiap potensi pelanggaran UU tersebut bisa diminimalisir dan tidak sampai ke ranah hukum.

”Jadi dalam hal ini, Polres Madiun Kota memiliki tim khusus yang berpatroli di dunia maya atau cyber untuk mencari konten-konten yang dalam aktivitasnya bisa berpotensi pelanggaran. Apakah, SARA, ujaran kebencian, dan lain sebagainya,” kata Kapolres Madiun Kota, Sabtu (20/3).

Meski demikian, lanjut Kapores Madaiun Kota, pihaknya dilarang untuk melakukan teguran terkait temuan akun yang mengarah kepada pelanggaran tersebut. Setiap temuan akan dilaporkan kepada Polda untuk kemudian diteruskan ke Mabes Polri. Nah, Mabes Polri yang akan melakukan tindakan selanjutnya. Apakah perlu pemanggilan pemilik akun dan lainnya. Artinya, pihaknya menunggu instruksi Mabes Polri terkait tindak lanjut atas temuan tersebut.

”Setiap temuan akan kami laporkan ke Polda kemudian ke Mabes. Nah, Mabes yang akan men-direct daripada akun tersebut. Jika memang dibutuhkan upaya klarifikasi, tim kami yang akan melakukan tetapi tetap atas instruksi Mabes,” ungkapnya.

Tetapi kata Kapolres, dalam hal ini bukan berarti pihaknya tanpa upaya. Pencegahan juga terus dilakukan. Salah satunya, melalui penyebaran konten-konten positif. Dewa Putu Eka menyebut pihaknya sudah menyiapkan konten terkait menjaga keutuhan NKRI, meningkatkan persatuan, hingga konten-konten bernuansa menyejukkan dan lain sebagainya. Konten-konten itu dihimpun dari pendapat tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga yang lainnya. Konten tersebut disebar secara masif agar segera menenggelamkan konten negatif yang muncul.

”Ini kami rasa penting, karena kalau dibiarkan cepat sekali memengaruhi orang hingga terpancing untuk bertindak lebih jauh. Karenanya, untuk menekan itu kami timpali dengan konten-konten positif tadi,” ujarnya.

Kapolres Madiun Kota juga menyebut pihaknya belum menemukan adanya konten kategori pelanggaran tersebut di wilayah hukumnya. Pihaknya, akan terus melakukan patroli cyber tersebut guna menekan pelanggaran tadi. Kapolres juga berharap masyarakat bijak dalam bermedia sosial. ”Bapak Wali Kota sudah sering mengutarakan bahwa keamanan itu mahal. Karenanya, mari kita jaga kota ini agar tetap aman dan kondusif,”tegas Kapolres Madiun Kota. [dar]

Tags: