Istri Bupati Pasuruan Bagikan Peralatan Dapur di Hari Ibu

7-FOTO KAKI hil-2212-istri bupati pasuruan bersama bupati pasuruan2Pemkot Probolinggo, Bhirawa
Istri Bupati Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf membagi-bagi peralatan dapur seperti sendok sayur di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (22/12). Bagi-bagi tersebut merupakan kegiatan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan dalam memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember ini.
Istri Bupati Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf menyampaikan aksi bagi-bagi peralatan dapur itu dalam rangka mengingatkan jasa ibu yang besar kepada semuanya. Bagi-bagi ini memiliki arti makna yang sangat luas, karena peran ibu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan dilihat dari segi alatnya, tapi lihatlah dari segi manfaatnya. Sebagai perempuan yang menjadi ibu, sendok sayuran ini pasti akan menghiasi keperluan sehari-hari, yakni untuk keperluan makan suami dan anak-anaknya,” ujar Lulis Irsyad Yusuf yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan disela-sela membagikan peralatan dapur pada peringatan hari ibu.
Menurutnya, peralatan dapur seperti sendok itu yang diberikan kepada Himpaudi berbeda dari sendok umumnya. Perbedaaannya pada bentuk, jenis bahan dan ukurannya. Sendok yang diberikannya itu terbungkus dengan plastik berkilau dan diberi tambahan pita berwarna hijau lumut. “Pemberian sendok ini setidaknya bisa mengingatkan kita untuk selalu mempererat tali silaturrahmi antar sesama. Harapan kami, semoga pemberian ini bermanfaat dan bisa dikenang sampai kapanpun,” tandas Lulis Irsyad Yusuf.
Lulis menjelaskan, sendok dan sayur itu dibagikan kepada seluruh Bunda Paud di seluruh Kabupaten Pasuruan. Terinci, sebanyak 365 sendok untuk Bunda Paud desa dan kelurahan serta 24 sendok untuk Bunda kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.
Tentu saja, pemberian ini akan dikenang bagi Himpaudi Kabupaten Pasuruan. Bunda Paud di Desa Ranu Klindungan Kecamatan Grati, Trisnawati (41) mengaku pemberian ini akan menjadi kenang-kenangan tersendiri. Pasalnya yang memberi langsung dari Istri Bupati Pasuruan. “Sendok ini merupakan kenangan yang tak akan kami lupakan lantaran yang memberi langsung yakni istri Bupati Pasuruan. Nantinya ini akan kami simpan dilemari,” kata Trisnawati.
Lain lagi dengan ungkapan dari Diano Velaferry, istri Camat Sukorejo. Menurutnya pemberian ini akan langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dirumahnya. “Sendok ini tentu sangatlah berguna bagi kebutuhan sehari-hari. Sendok ini akan kami gunakan untuk mencicipi masakan lantaran bentuk dan modelnya yang tak sama dengan sendok yang lain,” jelas Diano Velaferry.
Kartu Anak Sejahtera
Sementara itu, terobosan kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo yang bertepatan dengan hari ibu, bertempat di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali kota Probolinggo, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk dan Capil) meluncurkan Kartu Anak Sejahtera (KAS).
KAS ini tidak sama dengan program-program yang digelar di pusat. Seperti KKS (Kartu Keluarga Sejahtera, red.) dan KIS (Kartu Indonesia Sehat, red.). Tak ada kaitannya sama sekali. Tak ada bantuan dana dan operasional. Ini murni terobosan yang dilakukan oleh Dispenduk dan Capil. Hal ini diungkapkan Walikota Probolinggo Hj. Rukmini didampingi  Kadispenduk dan Capil Kota Probolinggo, Shofwan Thohari, Senin (22/12).
Tujuan penerbitan KAS adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anak. Sebagai awalan, di dalam tahap uji coba ini, akan dibagikan KAS kepada 10.000 anak. Baik di tingkat(SD) sekolah dasar, sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA).
Sampai saat ini yang terbagi masih 80%. Ini disebabkan dalam proses verifikasi data, masih ditemukan peserta program KAS, yang didaftarkan adalah¬† mereka yang berasal dari luar kota. Padahal ini hanya berlaku khusus untuk anak-anak di Kota Probolinggo,”¬† katat Hj. Rukmini. [hil,wap]

Keterangan Foto : Lulis Irsyad Yusuf, Istri Bupati Pasuruan bersama Bupati Pasuruan Isryad Yusuf.[hilmi husain/bhirawa]

Tags: