Istri Polisi Ditangkap Polisi

Mobil pick up Mitsubishi L 300 bernopol AG 9337 VD yang digunakan mengangkut ribuan liter arak diamankan di Mapolres Nganjuk.(ristika/bhirawa)

Mobil pick up Mitsubishi L 300 bernopol AG 9337 VD yang digunakan mengangkut ribuan liter arak diamankan di Mapolres Nganjuk.(ristika/bhirawa)

Nganjuk, Bhirawa
Anggota Bahayangkari Polres Nganjuk Mursini (51) asal Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Senin (5/5) dipaksa berurusan dengan penyidik Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) karena kedapatan mengangkut miras jenis arak Jawa. Bersama istri Polisi tersebut, Polisi juga mengamankan Suprapto (40), sopir pickup pengangkut miras.
Informasi yang dihimpun Bhirawa, menyebutkan Mursini dan Suprapto diringkus di pinggir jalan raya Surabaya-Madiun, tepatnya di Dusun Awar-awar, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan. Keduanya dihentikan Polisi yang berpatroli, ketika menumpang mobil pick up Mitsubishi L 300 bernopol AG 9337 VD.
Saat Polisi memeriksa muatan mobil pickup, di bak belakang ditemukan miras jenis arak Jawa sebanyak 53 jerigen berisi masing-masing 30 liter. Muatan itu masih ditambah lagi 24 botol bekas air mineral berisi masing-masing 1,5 liter. Jumlah total muatan diperkirakan mencapai 1700 liter dengan kisaran harga sekitar Rp15 juta.
Miras tersebut dibeli dan diangkut kedua pelaku dari Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jateng. “Daerah Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jateng memang terkenal sebagai produsen miras jenis arak,” kata Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno.
Bambang juga membenarkan, bahwa Mursini adalah istri salah satu perwira berpangkat Ipda di lingkungan Polres Nganjuk. Namun hingga sore kemarin, penyidik belum mendapatkan petunjuk keterlibatan sang perwira suami Mursini tersebut.
Karenanya, hingga kini pemeriksaan fokus kepada Mursini dan Suprapto yang saat itu mengemudikan pickup. “Penyidik masih mendalami kasusnya dan sementara baru dua yang diperiksa yakni Mursini dan Suprapto,” papar Bambang.
Dari keterangan Mursini dan Suprapto, ribuan liter miras jenis arak Jawa tersebut sedianya hendak diedarkan di wilayah Nganjuk, terutama di warung-warung dan agen yang biasa menyediakan minuman memabukkan tersebut.
Sementara barang bukti berupa mobil pickup AG 9337 VD dan ribuan liter arak Jawa masih diamankan di Satreskoba Polres Nganjuk. “Hasil pemeriksaan tersangka, Nganjuk hanya wilayah penjualan, tidak ada pabriknya,” pungkas Kasubaghumas. [ris]

Rate this article!
Tags: