ITK Jatim Triwulan I Terendah di Jawa

7-belanja-di-supermarketPemprov, Bhirawa
Pertumbuhan ekonomi Jatim cukup tinggi, sayangnya  Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan I sebesar 111,84 poin. Bahkan saat ini ITK Jatim terendah di Pulau Jawa. Salah satu penyebabnya adalah meletusnya Gunung Kelud yang membuat masyarakat sangat berhati-hati untuk berbelanja.
Persepsi tingkat optimisme orang Jatim pada Triwulan 1 – 2014 Hal ini terlihat dari Kendati capaian di atas 100 poin, namun poin itu menunjukkan kalau kegiatan ekonominya masih relatif lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya. ITK Jatim pada Triwulan 1 – 2014 menempati posisi paling bawah dibanding provinsi-provinsi lainnya di Jawa.
Dari angka ITK (indeks tendensi konsumen) menunjukkan kenaikan dari 108,67 (Triwulan 4 – 2013) menjadi 111,84 (Triwulan 1 – 2014) atau naik 3,17 poin. Meningkatnya tingkat optimisme konsumen ini dikarenakan harga-harga barang dan jasa selama periode Januari – Maret relatif stabil.
Sedangkan di Yogyakarta tercatat 118,18 diikuti DKI Jakarta (117,56), Banten (115,41), Jawa Tengah (112,53) dan Jawa Barat (112,42). Sedangkan perkiraan ITK Jatim pada Triwulan 2 -2014 menempati posisi keempat setelah DI Yogyakarta (120,58),DKI Jakarta (118,45) dan Banten (116,01).
Dibandingkan nasional, tingkat optimisme konsumen Jatim pada Triwulan 1 – 2014lebih baik, demikian pula pada Triwulan 2 – 2014juga diperkirakan Jatim di atas nasional. Pada Triwulan 1 – 2014 ITK nasional mencapai 110,03. Sedangkan perkiraan ITK Triwulan 2 – 2014 sebesar 112,39.
“Memang pertumbuhan ekonomi Jatim yang terbaik di Jawa. Faktanya, dari data yang kami peroleh dari konsumen, orang Jatim di awal tahun ini cenderung lebih hati-hati dalam mengeluarkan uang dalam bertransaksi,” Kepala BPS Jatim, Sairi Hasbullah melalui Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisa Statistik, Setiowati.
Menurutnya, ada kemungkinan besar kalau warga Jatim berpikiran jika harga barang akan turun ketika setelah pilpres, sehingga mereka bereaksi wait and see. “Selain itu, dampak dari Gunung Kelud ikut mempengaruhi keputusan sebagian warga dalam membeli barang,” katanya.
Sementara, selama tiga bulan, inflasi yang terjadi di Jatim 1,58 persen. Capaian ITKTriwulan 1 – 2014 ini lebih tinggi5,22 poin dari yang diperkirakan sebelumnya sebesar 106,62.
Ia mengatakan, ITK Jatim Triwulan II  2014 diperkirakan sebesar 112,95 lebih baik dibanding Triwulan I-2014. Kenaikan ITK pada perkiraan Triwulan II-2014 diduga dampak positif mulai masuknya bulan puasa (Juni) dan musim liburan sekolah. Umumnya menjelang bulan puasa dan musim liburan sekolah, kegiatan ekonomi semakin meningkat termasuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. [rac]

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I di Pulau Jawa
No  Provinsi    ITK
1  Yogyakarta     118,18
2.  DKI Jakarta     117,56
3  Banten     115,41
4  Jateng      112,53
5  Jabar      112,42
6  Jabar      111,84

Rate this article!
Tags: