Izinkan Aku Memilikimu

Oleh :
MH Dzulkarnain

Izinkan aku memilikimu

Meski dirimu tak mau
Dengan sesuatu yang `ku mau
Dan kumohon penuhilah sesuatu yang `ku mau
Yaitu susuatu yang tak pernah kau mau
Tapi aku memaksamu untuk mau
Meski pada akhirnya kau memaksa untuk mebisu
Akan jawaban yang `ku tunggu
Dan terakhir kalinya
Tolong izinkan aku memiliki mu
Meski dirimu berpura pura untuk mau

Annuqayah, 2020

Nelayan

Nelayan itu sering kali menebar jaring di kening
Memburu ikan-ikan yang berenang dalam bising
Meski ombak menerjang menjelma maut saat hening

Aku hanya terdiam bungkam di tepi pantai
Memahami kebijakan seorang nelayan
Yang rela menyelam diri demi anak dan istri

Annuqayah, 2020

Kopi Penyair

kopi penyair
terus mengalir
menghangati tubuh puisi
dari angin yang berdesir
dari angan yang tergelincir
dari ingin yang getir

kopi penyair
mengajariku untuk selalu tabah
berusaha dalam meminang diksi
karena ia adalah kekasih
yang pandai mengusik kening
disela-sela hening
dengan kata-kata
meronta-rota di kepala
kopi penyair
telah menyelamatkanku
dari sepi dan obituari

Majelis Sastra Mata Pena, 2021

Kembang Malam

Malam ini kau ajari aku merangkai mimpi
Lewat canda dan tawa yang mampu menusuk sepi
Membunuh rasa gelisah mengundang seribu cerita
Untuk menggapai sebuah impian bersama
Dan entah mengapa,
Aku meraasakan rindu yang mekar di atas sajadah
Penuh harapan hingga menuntunku ke sepertiga malam
Mendo’akan mu Sang Kembang Malam

Annuqayah, 2020

Dibibir Mu
:Neng

Dibibir mu
Aku tersimpu malu
Mengeram dalam ucapan
Mendekap dalam kenangan
Jika Tuhan mempertemukan
Adam dan Hawa di baitul rahman
Maka Tuhan pula mempertemukan
Kau dan aku di baitul kalam
Tempat puisi kita bersemayang

Dibibir mu
Para malaikat
Tertidur lelap
Seakan-akan dosa tak pernah kau dekap
Jika ashabul kafi dan anjingnya
Tiga ratus tahun tidur lama nya
Demi mengelabui mereka
Maka satu detik merupakan
Awal bagi mu meracik kata yang sempat luka
Demi menyimpul kisah pisah kita

Annuqayah, 2020

Wanita Musta’mal

Lihatlah parawani tamusta’mal disana
Yang bertebaran di sudut-sudut koran
Di ujung-ujung celotehan lisan
Bahkan dipojok media berita kian merata
Meronta-ronta dalam duka suatu bangsa

Ya SitiA’isyah…
Berludahlah didada mereka
Yang membusuk menumpuk sampah
Semerbak bau melekat luka mata jiwa
Dalam suci rahim ibu pertiwi
Mereka menanam prostetusi negri
Dengan merancang prosedur persetubuhan
Kelopak mata mimpi kami

Annuqayah, 2020


———- *** ———–

Tentang Penulisi :
MH.Dzulkarnain
Nama pena dari Noer Moch Yoga Zulkarnain Seorang Pemuda asal Madura, Alamat rumah Desa Gunung kembar, Kec. Manding, Kab. Sumenep, Siswa Madrasyah Aliyah 1 Annuqayah dan sedang merajut estetika Seni dan Literasi Pesantren bersama Majelis Sastra Mata Pena (MSMP), beberapa karya pernah dimuat di berbagai media seperti Laksana Sajak; ujung pena; Majalah Sidogiri; Koran jawa pos radar madura; antologi bersama: Menjadi Sajak dan Jarak (Tasik zona barokah,2020); Ajher (keraton,2020); Beautiful Night (Tasik zona barokah) dan pernah menjuarai lomba tingkat nasional daly event Sideris Indonesia 2020.

Rate this article!
Izinkan Aku Memilikimu,4.50 / 5 ( 2votes )
Tags: