Jadi Langganan Lokasi Banjir, Dewan Minta Pemkot Normalisasi Saluran Air

Totok Sugiarto

Kota Blitar, Bhirawa
Beberapa wilayah di kota Blitar mulai menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. Atas hal ini Komisi III DPRD Kota Blitar meminta Pemerintah Kota Blitar segera melakukan normalisasi sejumlah saluran air di Kota Blitar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan dari hasil pantauan Komisi III, ada lima titik saluran air baik drainase maupun irigasi yang perlu segera dinormalisasi agar beberapa wilayah di Kota Blitar tidak menjadi langganan lokasi banjir.

“Lima titik saluran air itu harus segera dinormalisasi, karena menyebabkan banjir saat terjadi hujan deras selama ini,” kata Totok Sugiarto.

Lanjut Totok, kelima titik saluran air yang perlu segera dinormalisasi, yaitu, aliran Sungai di Kembangan Kelurahan Tanjungsari-Pakunden dan aliran sungai di Kelurahan Tanggung-Bendo-Dawuhan-Dimoro. Kemudian aliran sungai di Jatimalang-Dam, dan Kelurahan Sentul-Cari-Plered-Meduran-Mentaraman-Sumberbentis-Karangsari-Tlumpu-Rembang.

“Seperti aliran sungai di Jatimalang sampai Rembang ini salah satunya menyebabkan banjir di kawasan jalan Mastrip dan jalan Merdeka yang merupakan kawasan pusat kota,” jelasnya.

Selain itu dikatakan Totok, adapun titik saluran lain yang perlu segera dinormalisasi, yakni, aliran sungai Jatimalang ditunjang dari Sumber Jurangsembot dan Sendang menuju Sungai Urug-urug.

“Pemkot Blitar dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Blitar harus segera melakukan normalisasi agar Kota Blitar terbebas dari banjir,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengakui akhir-akhir ini beberapa wilayah di Kota Blitar mengalami banjir pada saat terjadi hujan lebat, dan setelah pihaknya mengecek seluruh lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kota Blitar salah satu faktor penyebab banjir di Kota Blitar, yaitu kiriman air dari wilayah utara atau dari Kabupaten Blitar dan juga adanya sampah dan sedimen yang ada di sungai.

“Untuk itu DPUPR segera membersihkan seluruh saluran air dan melakukan normalisasi sungai khususnya di pintu air Bangsongan, Kelurahan Ngadirejo,” jelasnya. [htn]

Tags: