Jaga Netralitas, Plt.Bupati Jember Tutup Gambar Petahana

Plt.Bupati Jember KH. Muqit Arief saat melukan penutupan gambar petahana di mobil ambulan desa, Jumat (2/10).

Jember, Bhirawa
Pelaksana tugas (Plt). Bupati Jember KH. Muqit Arief menunjukkan komitmennya untuk bersikap netral menjelang kontestasi pilkada di Jember. Sikap netral ini ditunjukkan oleh Muqit Arief dengan menutup gambar dr. Faida yang tertempel disetiap fasilitas negara, termasuk di mobil ambulan desa.

Faida cuti sebagai Bupati Jember sejak 26 September 2020 karena menjadi salah satu kontestan Pilkada bersama Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Vian) yang maju melalui jalur perseorangan.

“Kami akan bersikap netral. Secara bertahap ambulan desa yang ada gambarnya ibu (Faida) ditutup dengan logo pemkab Jember,” ujar Plt. Bupati Jember Muqit Arief saat melakukan penutupan gambar Faida yang tertempel di ambulan desa, Jumat (2/10) siang. Netralitas juga diterapkan oleh Plt. Bupati Muqit kepada 18.000 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Ketua Bawaslu Jember, Imam Thobrony Pusaka mengatakan, berdasarkan PKPU 4 tahun 2017 Gubernur, walikota atau Bupati yang mencalonkan diri, dilarang memasang gambar dengan menggunakan fasilitas negara selama cuti kampanye.

Menurutnya, saat ini merupakan awal untuk diikuti oleh seluruh organ Bawaslu untuk melakukan penutupan gambar calon petahana di fasilitas negara salah satunya ambulan desa.

“Jumlah ambulan yang harus ditertibkan ada sekitar 248 ambulan yang tersebar dimasing kecamatan dan desa,” kata Tobrony. Ia menjelaskan, jika nantinya ada perlawanan dari beberapa pihak dengan aksi penutupan ambulan, maka akan berurusan dengan hukum pidana, karena menghalangi kinerja penyelenggara.

Semenatara itu, Pansus Pilakda DPRD Jember David Handoko Seto menyampaikan, aksi ini bagian dari upaya agar tidak ada implikasi yang menguntungkan salah satu paslon.

“Saat ini memasuki masa kampanye, semua gambar petahana yang masih menempel di kendaraan fasilitas negara harus dibersihkan,” tandas legesltor Nasdem ini kemarin.

David juga mengingatkan kepda seluruh dinas yang ada di Kabupaten Jember untuk melakukan pembersih gambar petahana. “Kami meminta agar seluruh dinas untuk segera menutup gambar petahana, karena berkaitan dengan netralitas ASN,” pungkasnya. [efi]

Tags: