Jajaran Kodam V/Brawijaya Bantu Evakuasi Korban Ledakan Perahu

Personel Koramil 0827/21 Raas mengevakuasi korban ledakan perahu ke puskesmas setempat pada Sabtu (13/3).

Surabaya, Bhirawa
Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat terus digelorakan Kodam V/Brawijaya beserta jajarannya. Itu dibuktikan dengan semangat gotongroyong yang terus dipupuk oleh jajaran Kodam V/Brawijaya dalam membantu gejolak sosial di masyarakat.
Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Koramil 0827/21 Raas jajaran Kodim 0827/Sumenep membantu proses evakuasi korban ledakan perahu. Yaitu ledakan perahu kayu milik warga Desa Brakas Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura pada Sabtu (13/3) sekira pukul 05.30 WIB.
Komandan Koramil (Danramil) 0827/21 Raas, Kapten Arh Sapto Waluyo menjelaskan, tempat kejadian perahu meledak di Pelabuhan Lama Desa setempat. Perahu kayu Sumber Barokah itu dinahkoadai Norsa (40) tersebut hancur berkeping-keping. Diduga, meledaknya perahu tersebut karena tabung gas elpiji 5 kilogram yang berada di atas perahu.
“Dari kejadian itu, nahkoda dan anak buah kapal (ABK), yaitu, Syaiful (34), Hosen (28) dan Adi (25) mengalami patah tulang hingga luka bakar di sekujur tubuhnya. Kami pun membantu proses evakuasi para korban,” kata Kapten Arh Sapto Waluyo.
Kronologis lengkapnya, sambung Sapto, saat perahu berlabuh, Norsa hendak memperbaiki mesin. Noraa pun menyuruh Syaiful untuk membuatkan kopi. Saat menghidupan gas elpiji, terjadilah ledakan yang mengakibatkan perahu hancur berhamburan di laut. “Personel kami pun membawa nahkoda dan ABK ke puskesmas untuk dilakukan penanganan medis,” jelasnya.
Sapto menambahkan, sebagai TNI kami wajib memberikan pertolongan terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Kehadiran TNI juga diperlukan dalam mendeteksi gejolak sosial yang ada di masyarakat. Sehingga dapat terselesaikan dengan baik. “Semangat gotongroyong dan salin membantu inilah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya. [bed]

Tags: