Janji Beri Pinjaman Uang Tanpa Bunga Bagi Anak Muda

Bakal Calon Wali (Bacawali) Kota Surabaya 2020-2025, dr Gamal Albinsaid ketika mengadakan Cangkruk Bareng di rest area Wibi Kaliasin, Minggu (1/12).

(Bacawali Surabaya Gamal Albiansaid Mulai Tebar Pesona)
Surabaya, Bhirawa
Bakal Calon Wali (Bacawali) Kota Surabaya 2020-2025, dr Gamal Albinsaid mulai tebar pesona di Kota Pahlawan. Kali ini, mantan Juru Bicara Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mengadakan Cangkruk Bareng di rest area Wibi Kaliasin, Minggu (1/12) kemarin.
Pria asal Malang ini langsung mendapatkan curhatan warga Surabaya. Seperti, lapangan pekerjaan minim, ditakuti adanya Perda yang mengakibatkan penggusuran hingga lemahnya ekonomi kerakyatan.
Salah satu pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran Kaliasin, Sunaryo mengaku was-was lapak dagangannya digusur. “Seandainya jadi, selama ini kita ditakutkan aturan Perda. Kita ini beberapa kali mau digusur, kita dihantui seperti itu. Padahal ini satu-satunya mata pencaharian kita,” katanya saat melontarkan pertanyaan kepada dr Gamal.
Meski demikian, Sunaryo memang sangat membutuhkan adanya relokasi. Hampir 100 pedagang juga merasakan hal yang sama, yaitu penggusuran.
“Relokasi memang kita butuhkan. Hampir 100 pedagang disini sama perasaannya. Seandainya jadi, tolong perhatikan nasib kita. Jangan takut-takuti kami,” pintanya.
Dr Jamal sontak menjawab bahwa pihaknya mengidolakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pihaknya mengaku juga ingin membuat dampak bagi Kota Surabaya.
“Bu Risma itu idola saya, beliau teladan bagi saya. Ketika teman-teman meminta maju, akhirnya kami buat program wirausaha di Surabaya dan mengembangkan aplikasi digital,” katanya.
“Dari pelbagai diskusi, maju atau tidak maju, menang atau kalah, pihaknya ingin membuat dampak bagi surabaya,” tambahnya. Disinggung terkait latar belakangnya yang kelahiran Malang, dokter lulusan Universitas Brawijaya ini memiliki jawaban tersendiri. Untuk diketahui, Surabaya dan Malang cukup terkenal dengan rivalitas yang mengakar di sektor olahraga sepak bola hingga ke suporter masing-masing.
“Meskipun lahir di Malang, saya besar di tiga kota. Jakarta, Surabaya, dan Malang. 3 kota ini pula memiliki kesan mendalam bagi saya. Khusus Surabaya, bahkan saya menikah dengan istri saya di kota ini,” jelas Gamal.
Terkait program kerja yang akan Ia bawa, pria yang pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden Rusia Vladimir Putin ini mengaku akan fokus kepada kalangan Milenial. “Tentunya yang pertama adalah lapangan kerja. Dan itu bahkan sudah mulai saya kerjakan,” jelas pria berusia 30 tahun ini.
Ia juga berjanji akan membantu anak-anak muda Surabaya yang ingin terjun ke dunia wirausaha. Kendalanya selama ini, menurut Gamal, tidak memiliki modal yang cukup.
Sesuai survei yang ada, dikatakan Gamal, 25,5 persen anak muda mengeluhkan minimnya lapangan pekerjaan. Dengan begitu, ia sudah memulai solusi itu dengan membuat pelatihan kerja.
“Konsep sudah kami gagas mengembangkan sebuah center membantu anak muda untuk dilatih. Membantu anak muda yang langsung dihubungkan ke perusahaan. Masalah anak muda sama, tidak punya modal. Saya berikan pinjaman ke mereka tanpa ada bunga sedikitpun. Ini akan menjadi program utama saya,” urainya. [geh]

Tags: