Jateng Incar Dua Emas PON 2016

PON 2016Semarang, Bhirawa
Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah mengincar dua medali emas pada PON XIX/2016 Jawa Barat.
Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah HM Anwari ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, target dua medali emas tersebut merupakan capaian yang realistis dengan melihat persaingan yang ada sekarang ini.
“Pesaing kita masih sama seperti pada PON-PON sebelumnya yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta karena mereka juga memiliki pebulu tangkis nasional,” katanya menegaskan.
Ia menyebutkan, dua medali emas tersebut diharapkan dari nomor ganda campuran, ganda putra, bahkan nomor lain seperti tunggal putra, ganda putri, juga memiliki peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik pada PON mendatang.
Pada nomor ganda campuran, kata dia, Jawa Tengah masih memiliki Tontowi Ahmad, Debby Susanto, Fran Kurniawan, dan lain sebagainya kemudian di ganda putra ada Mohammad Ahsan, Afiat Yuris Wirawan, dan lain sebagainya.
Ketika ditanya soal batasan umur pemain yang bisa tampil pada pesta olahraga multieven empat tahunan di Jabar mendatang, dia mengatakan, sampai kini dirinya belum mendengar ada batasan umur sehingga pebulu tangkis senior yang dimiliki Jateng dimasukkan dalam program pelatda.
“Pebulu tangkis nasional yang dimiliki Jateng kita masukkan dalam program pelatda untuk menghadapi PON di Jabar mendatang seperti Tontowi Ahmad, Mohammad Ahsan, dan lain sebagainya karena sampai kini saya belum mendapat informasi soal batasn umur pemain,” katanya.
Pada pelatda PON 2016, menurut dia, Jawa Tengah memasukkan 16 pemain yang terdiri atas delapan putra dan delapan putri. Tetapi yang mendapat insentif dari KONI Jateng baru 14 pemain dan hal tersebut dialami semua cabang olahraga yang masuk pelatda.
“Misalnya mereka mengajukan delapan atlet tetapi yang mendapat insentif hanya enam atlet. Saya kira tidak ada masalah dan kebetulan kita juga mendapat kuota pemain cadangan,” katanya.
Menyinggung soal babak kualifikasi PON untuk cabang olahraga bulu tangkis, dia mengatakan, seperti biasa Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat tanpa melalui babak kualifikasi tetapi langsung berlaga pada babak final di Jabar mendatang.
“Provinsi di Pulau Jawa yang ikut babak kualifikasi adalah DI Yogyakarta dan Baten, kalau Jateng, Jatim, DKI Jakarta, dan Jabar langsung berlaga pada final di Jawa Barat mendatang,” katanya.
Pada PON XVIII/2012 Riau, tim bulu tangkis Jawa Tengah berhasil keluar sebagai juara umum dengan meraih tiga medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Tiga medali emas tersebut diraih dari nomor beregu putra kemudian tunggal putra perorangan dan ganda putra perorangan.
Pada nomor tunggal putra perorangan putra pemain Jateng Shesar Hiren Rhustavito meraih medali emas setelah mengalahkan rekannya Dionysius Hayom Rumbaka (21-14,18-21,21-18) kemudian ganda putra pasangan Mohammad Ahsan/Tontowi Ahmad mengalahkan pasangan DKI Jakarta Agripina P/Marcus F Gideon (21-23,21-16,21-14).
Jawa Barat berada pada posisi kedua dengan dua medali emas, dua perak, dan tiga perunggu, kemudian disusul DKI Jakarta dengan dua emas, satu perak, dan empat perunggu, sedangkan Jatim dengan satu perak dan empat perunggu. [ant.hel]

Rate this article!
Tags: