Jatim Fokus Recovery Dampak Pandemi Covid-19

DPRD Jatim, Bhirawa
Pandemi Covid-19 yang tak kunjung turun di Jatim membuat anggaran APBD Jatim 2021 mengalami recofusing. Terlebih dalam memberikan sosialisasi pada masyarakat terkait wabah mematikan ini.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad mengatakan recofusing tersebut dilakukan untuk persiapan recovery jika Jatim sudah keluar dari pandemi Covid-19.

“Kami berharap recovery cepat-cepat dilakukan dan pintu masuknya melalui sektor pariwisata. Sektor ini memiliki multiplayer effek. Pasti setelah satu tahun di rumah, tentunya masyarakat akan jenuh dan membutuhkan travelling atau melakukan wisata. Ini peluang untuk eksplorasi wisata baru,” jelas politisi Partai Gerindra, Rabu (6/1) kemarin.

Pria asal Pasuruan ini mengatakan, setiap daerah di Jatim telah menyimpan potensi alam wisata yang sangat menjanjikan. “Kalau tentunya dikelola dengan baik, wisata di Jatim bisa setara dengan wisata luar negeri,” jelasnya.

Anwar Sadad mengatakan untuk proses awal dalam mengelola obyek wisata baru tersebut, tentunya butuh sentuhan dari Pemprov Jatim. “Kalau pelibatan unsur swasta itu hanya tambahan saja. Sedangkan untuk awal tentunya butuh Pemprov,” katanya.

Dalam recofusing anggaran APBD Jatim 2021 tersebut, lanjut Sadad, struktur anggaran tetap tidak ada perubahan. Namun hanya dilakukan penggeseran untuk penanganan Covid-19.

“Kita perbanyak sosialisasi terhadap Covid-19 kepada masyarakat untuk menghindari munculnya polemik,” tandasnya. (geh)

Tags: