Jatim Siapkan 12 Atlet Tenis Meja

Tenis MejaSurabaya, Bhirawa
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior tenis meja yang bakal di gelar di Jatim menjadi peluang para atlet untuk bisa meraih prestasi. Untuk mempersiapkan event yang digelar 16-19 April itu, Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jatim menyiapkan 12 atlet terbaiknya.
Jika tidak ada kendala, kejurnas senior itu akan digelar di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kampus yang memiliki sarana olahraga itu dipandang cukup layak untuk kejurnas yang bakal diikuti oleh petenis meja terbaik di Indonesia.
Ketua Umum PTMSI Jatim, Marzuki Rofi’i mengaku sudah melakukan survei di beberapa tempat, namun ia melihat Unesa layak untuk dijadikan venue. “Unesa tempatnya cukup representatif untuk menggelar kejurnas,” katanya saat ditemui disela-sela rapat kerja di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Surabaya, Minggu (24/1).
Pada kejurnas senior nanti akan dipertandingkan semua nomor, mulai dari tunggal putra dan putri. Kemudian ganda putra, ganda putri, ganda campuran dan beregu, “Ada tujuh kelas seperti di PON dan sebagai tuan rumah kita akan turun di semua nomor,” ucapnya.
Sebagai tuan rumauh, Jatim akan turun di semua nomor yang dilombakan dengan menurunkan 12 atlet terbaik yang terdiri dari lima putri dan tujuh putra. Hanya saja ia masih belum bisa menyebutkan nama atlet yang akan diturunkan karena masih dalam proses seleksi internal. “Atlet yang saat ini bergabung di Puslatda akan bertanding melawan atlet yang dipersiapkan pengprov, nanti yang terbaik kita rekrut,” kata Marzuki yang juga pemilik Stikes itu.
Data yang diterima, saat ini para atlat yang berlatih di Puslatda yakni, Yulius,  Silir, Kristin, Azizah dan Fauziah Yulianti. Sedangkan Pengprov PTMSI Jatim sudah menyiapkan pelapis diantaranya, Angga, Aisyah dan Husnul, “Dengan sistem demokratis ini, kita harap atlet bersaing dengan sehat untuk menjadi yang terbaik mewakili Jatim di Kejurnas nanti, karena target kita juara umum, ” harapnya.
Usia menggelar kejurnas, Pengprov PTMSI akan kembali bekerja untuk mempersiapkan event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim yang akan digelar di Banyuwangi. Kemudian menyiapkan atlet untuk bertanding di kejuaraan kelompok umur di Kalimantan Timur.
Namun agenda yang paling penting adalah menyiapkan atlet untuk turun di Pra PON untuk bisa meraih tiket bertanding di PON Jabar 2016 mendatang. “Sampai saat ini tuan rumah Pra PON belum ditentukan, tapi Jatim siap ditunjuk sebagi tuan rumah,” tegasnya. [wwn]

Rate this article!
Tags: