Jelang Hari Ibu, TP PKK Kota Madiun Gelar Rapid Test Gratis

Mengawali kegiatan pemberian rapit test secara gratis, Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi yang pertama kali yang di rapit test petugas di Panti PKK Kota Madiun, Kamis (17/12). [sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa
Hari Ibu yang jatuh tiap tanggal 22 Desember tiap tahunnya itu, di Kota Madiun diperingati secara berbeda. Kali ini dengan melakukan rapid test gratis kepada puluhan ibu-ibu, lansia, hingga remaja yang ada di Kota Pendekar. Seperti yang terlihat di Panti PKK Kota Madiun, Kamis (17/12).

Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap virus Covid-19 yang tengah melanda saat ini. Lansia dan remaja dipilih sebagai penerima rapid test gratis dikarenakan mereka memiliki kerentanan yang sama.

“Lansia karena mereka rentan terserang berbagai macam penyakit. Bahkan ada yang baru pertama kali menjalani rapid. Remaja dipilih karena mereka punya aktifitas di luar rumah yang tinggi, sehingga perlu untuk kita lakukan deteksi dini,”katanya seusai acara.

Menurut Yuni Setyawati Maidi, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat segera diketahui bagaimana kondisi para penerima rapid test tersebut. Sehingga saat sudah keluar hasilnya dan jika dinyatakan reaktif, bisa segera dilakukan tindakan. Untuk yang hasilnya non reaktif, bisa tetap menjaga diri agar terhindar dari virus Covid-19.

Tak lupa dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Baik di rumah maupun saat beraktivitas di luar ruang, seperti menggunakan masker, mencuci tangan seusai memegang sesuatu, dan menjaga jarak.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Dinkes KB Kota Madiun dr. Agung Sulistya Wardani mengatakan giat yang digelar oleh TP PKK Kota Madiun ini merupakan sebuah strategi yang tepat dalam hal mengantisipasi penyebaran Covid-19, baik di lingkungan masyarakat ataupun lingkungan keluarga.

“Ini merupakan suatu teknik jitu dalam menjangkau seluruh kalangan. Kami harapkan peran PKK di keluarga ditingkatkan, karena saat ini kluster keluarga banyak terjadi kluster keluarga,” akunya.

Sebagai pendekar waras, lanjutnya, harus meningkatkan perannya dalam menegakkan disiplin protokol di lingkungan rumah. Dirinya berharap dengan adanya giat seperti ini akan mengantisipasi munculnya kluster keluarga.[dar]

Tags: