Jelang Pilkades, Komisi I Kabupaten Trenggalek Kumpulkan Panitia Pelaksana

Trenggalek, Bhirawa
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 di Kabupaten Trenggalek tinggal menghitung hari. Terdapat 15 desa di 7 kecamatan yang menggelar pilkades. Mengantisipasi agar tidak terjadi permasalahan usai pelaksanaan pemungutan suara, Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek panggil Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Camat dan panitia pelaksana Pilkades di Aula Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek. Selasa (30/3).

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Muh Husni Tahir Hamid mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil dinas DPMD, Camat dan panitia pelaksana guna mengarahkan agar pelaksanaan pilkades berjalan lancar.

“Kita inginkan agar di dalam pelaksanaan pilkades lancar, Karena letak suksesnya pilkades itu pada panitia dengan cara panitia Pilkades harus menguasai aturan yang mengatur dirinya bagaimana harus bertindak,” ungkap politisi partai Hanura.

Ia menyebutkan bahwa dalam diskusinya pihaknya menyebutkan ikut mengarahkan agar apa yang telah terjadi pada pilkades tahun- tahun lalu jangan sampai terulang lagi.

“Jangan sampai ada kejadian perselisihan pilkades seperti sebelumnya di Desa Ngares dan Desa Karanggandu, kita inginkan agar di dalam pelaksanaan pilkades tahun-tahun sebelumnya tidak terulang kembali,” harapnya.

Disinggung terkait jika ada selisih surat suara dari daftar hadir Husni menilai ada niatan yang tidak baik dari panitia, kenapa demikian karena sebelum dilakukan pencetakan surat suara dan pelaksanaan pasti dilakukan pendataan.

“Jadi harus kita pertanyakan, karena surat suara dicetak oleh desa berarti disitu ada suatu hal yang tidak baik dari awal kalau sampai ada selisih,” jelasnya.

“Berarti disitu ada alur yang tidak jelas, dan yang bertanggung jawab disitu adalah panitia pelaksana,” imbuhnya.

Sementara itu mengenai aturan pemusnahan surat suara ketika ada kelebihan surat suara dari daftar hadir husni menampik aturan tersebut.

“Tidak ada aturan pemusnahan surat suara, kalau sampai ada yang berlebih berarti ada sesuatu hal yang tidak baik.” tegas dia.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas PMD Edy Supriyanto mengungkapkan kesiapannya dalam membeckup pelaksanaan Pilkades serentak 2021 berjalan baik.

“Kita sudah berbicara dengan panitia terkait hal yang perlu diantisipasi, seperti kelebihan surat suara harus dijaga, berkaca dari pengalaman yang lalu agar tidak terulang,” katanya.

“Misal kartu suara belum di stempel, jangan sampai ada jumlah surat suara yang masuk tidak sama dengan jumlah daftar hadir,” imbuhnya.

Disinggung terkait ketika ada kelebihan surat suara dengan daftar hadir, ia mengaku tidak ada aturan yang mengatur persoalan tersebut, namun menurutnya hal itu perlu diatur bagaimana jika ada kelebihan sehingga panitia, calon kepala desa, saksi, bersepakat kalau kelebihan itu dilakukan pemunahan.(Wek).

Tags: