Jelang PPDB Persiapkan Memilih Sekolah

Para siswa SMAMDA saat melakukan pembelajaran di Lab Computer. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Musim PPDB (Penerimaan Perserta Didik Baru) 2020 dalam waktu dekat ini akan menjadi kesibukan bagi orang tua yang akan mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah pilihannya. Agar tak salah arah dalam memilih sekolah, Kepala SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo memberikan beberapa tipsnya.
Menurut Kepala SMADA Sidoarjo, Wigatiningsih MPd, ada tiga hal yang bisa ditawarkan oleh sebuah lembaga pendidikan untuk bisa eksis, yaitu branding, positioning dan differentiation. Jika ketiga hal itu ada di sebuah lembaga pendidikan, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen dalam hal ini calon siswa.
“Ketiga hal itu pernah dipaparkan oleh pakar statistik ITS Surabaya, Hermawan Kertajaya,” tutur Bu Wigati, sapaan akrabnya.
Selain itu, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni mengenai lokasi. Lokasi sekolah juga menjadi bahan pertimbangan seseorang untuk memilih sekolah. Sebaiknya di tempat yang strategis, mudah dijangkau dengan alat transportasi pribadi maupun umum. Termasuk jarak tempuh juga bisa mempengaruhi konsentrasi terhadap pembelajaran di sekolah.
Dari segi biaya dan fasilitas sekolah harus diketahui lebih dahulu sebelum memutuskan memilih sekolah. Biaya sekolah biasanya berimplikasi terhadap fasilitas yang disediakan sekolah itu. ”Sebenarnya tidak tepat terdapat istilah sekolah mahal dan sekolah murah. Mahal atau murah itu relatif. Maka orang tua perlu mempertimbangkan kemampuan finansial saat memutuskan memilih sekolah yang diinginkan. Sekolah gratis, tidak serta merta menjadi alasan orang tua untuk memilih sekolah itu,” jelas Wigataningsih (7/1/20).
Berikutnya mengenai Kurikulum dan Metode Pengajarannya, Ada sekolah yang menggunakan kurikulum nasional dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ada pula yang menggabungkannya kurikulum yang berhubungan dengan keagamaan. Visi dan misi tiap-tiap sekolah juga berbeda-beda. Maka dari itu pilihlah sekolah yang sesuai dengan kepribadian orang tua atau keluarga.
“Metode pengajaran perlu diketahui, karena mempengaruhi keberlangsungan dan kenyamanan belajar di sekolah itu. Tak ketinggalan mengenai lingkungan sekolah yang aman dan nyaman juga menjadi pertimbangan yang tidak pentingnya,” pungkas Wigatiningsih. [ach]

Tags: