Jelang Ramadan di Tulungagung, Vaksinasi Covid-19 Sasar Pertokoan dan Mal

Pedagang Pasar Ngemplak menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua, Senin (15/3). Vaksinasi ini akan berlangsung sampai Selasa (16/3).

Tulungagung, Bhirawa
Setelah dilakukan vaksinasi Covid-19 dosis dua pada para pedagang di Pasar Ngemplak dan Pasar Wage, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung berencana melakukan hal yang sama pada pertokoan dan mal di Kota Tulungagung. Terlebih saat ini sudah jelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Karena di bulan puasa nanti pertokoan dan mal dipastikan banyak pengunjungnya akan kami prioritaskan dalam vaksinasi Covid-19 di tahap dua ini,” ujar Kepala Dinkes Tulungagung, dr Kasil Rohmad, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada pedagang di Pasar Ngemplak dan Pasar Wage, Senin (15/3).

Menurut dia, rencananya vaksinasi di pertokoan dan mal tersebut dilakukan sebelum bulan Ramadan tiba. “Biar yang beli pakaian atau yang lainnya terlindungi dan aman dari penularan Covid-19,” tuturnya.

Dokter Kasil Rohmad selanjutnya menyatakan selain pasar, pertokoan dan mal juga sudah menjadi perhatian Dinkes Tulungagung untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Pertimbangannya, pada bulan Ramadan akan semakin banyak pengunjung. Terlebih lokasinya yang berada di daerah perkotaan. “Yang diperkirakan kunjungan masyarakat banyak didahulukan. Bukan berarti yang kunjungan sedikit tidak diperhatikan dan divaksinasi. Hanya urutan waktu saja yang membedakan,” paparnya.

Sedang untuk vaksinasi Covid-19 bagi pedagang di Pasar Ngemplak dan Pasar Wage, menurut dr Kasil Rohmad sudah menyasar hampir 2.000 pedagang. Termasuk pedagang yang berusia lanjut.

Ia bersyukur karena para pedagang lebih antusias dalam melaksanakan vaksinasi dosis dua pada Senin (15/3), dibanding pada saat pemberian vaksin Covid-19 dosis pertama. “Vaksinasi dosis dua pada pedagang akan berlangsung selama dua hari. Mulai hari ini, Senin (15/3) sampai besok Selasa (16/3),” sambungnya.

Menjawab pertanyaan, dr Kasil Rohmad membeberkan bagi pedagang berusia di atas 60 tahun akan menjalani vaksinasi kembali setelah 28 hari vaksinasi dosis pertama. “Vaksin dosis dua bagi pedagang lansia yang sekitar 10 persen ini nanti dilakukan di faskes bukan di pasar lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian da n Perdagangan Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, mengatakan untuk pedagang pasar lain di Kabupaten Tulungagung segera menyusul divaksin Covid-19. Ia akan melakukan pendataan lagi terkait hal tersebut.

“Setelah dapat datanya kami akan koordinasi dengan Dinkes terkait pelaksanaan dan jadwal vaksinasi di pasar-pasar lainnya itu,” katanya.

Tri Hariadi pun mengakui jika antusiasme pedagagang pada vaksinasi dosis dua lebih baik jika dibanding pada dosis pertama. “Pedagang sudah menyadari arti pentingnya kesehatan bagi mereka,” ucapnya. (wed)

Tags: