Jembatan Desa Ambruk, Lima Korban Terjepit

6-foto B lis-Jembatan Desa Mlakah Kecamatan Jregik Sampang Ambruk, Polisi dibantu warga berusaha mengevakuasi korban yang terjebit reruntuhanSampang, Bhirawa
Jembatan penghubung dua Desa Mlakah – Desa Bencelok Kecamatan Jregik Sampang Kamis (18/9) ambruk, 5 warga desa Mlakah terjebit menjadi korban reruntuhan bangunan. Polisi dibantu warga secara manual berusaha mengeluarkan korban yang terjepit di lokasi.
Menurut Purnomo, kepala Desa Mlakah, saat ditemui di lokasi reruntuhan jembatan, jembatan ini dibangun pada tahun 2007 melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM), tetapi ini merupakan hari pertama pekerjaan rehab melalui dana APBD 2014, namun sayang 5 warga yang sedang bekerja tertimpa reruntuhan bangunan jembatan yang sedang direhab.
Adapun nama-nama warga yang menjadi korban reruntuhan di antaranya, Muhammad (47), Tillan (37), Mad Hori, (45), Abeh (50), dan Baki 30 semuanya pekerja warga Desa Mlakah. “Kami bersama warga dan petugas kepolisian tetap berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korba. Jembatan Desa ini merupakan jembatan penghubung dua Desa yakni Desa Mlakah dan Desa Bencelok Kecamatan Jregik Sampang
dengan panjang 11 meter dan luas 3 meter,” kata Purnomo.
Sementara AKBP Imran Edwin Siregar yang juga berada di lokasi ambruknya jembatan, menjelaskan akibat ambruknya jembatan ada 5 korban yang terjepit, dua orang luka ringan sedangkan 3 orang luka berat dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Proses evakuasi berlangsung lama, karena lokasi ambruknya jembatan jauh dari jalan raya, sehingga anggota polisi dibantu warga melakukan evakuasi korban secara manual, sementara reruntuhan bangunan membutuhkan alat berat. Intinya pihak kepolisian masih fokus terhadap penyelamatan jiwa yang berada dibawah reruntuhan,” jelasnya. [lis]

Keterangan Foto: Jembatan Desa Mlakah Kecamatan Jregik Sampang Ambruk, Polisi dibantu warga berusaha mengevakuasi korban yang terjebit reruntuhan. [Nurkholis/Bhirawa]

Tags: