Jembatan Murukan Alami Korosi, Wali Kota Mojokerto Larang Kendaraan Berat Melintas

Wali Kota di dampingi Kadis PUPR, dan Dishub.melihat langsung, pengangkatan sampah di bawah jembatan KH. Usman yang melibatkan puluhan orang dikerahkan untuk mengangkat sampah yang tersangkut.

Mojokerto. Bhirawa
Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari secara tegas melarang kendaraan berat melintas di atas jembatan Murukan yang ada di jalan KH. Usman Kota Mojokerto.

Adapun penyebabnya tidak lain, jembatan yang telah dibangun sepuluh tahun lalu ini sisi bagian barat mengalami korosi alias ambles. Akibat derasnya terjangan air hujan yang mengalir. Apalagi sampah ranting pohon dari hulu selalu tersangkut dibawahnya.

Sehingga perlu kerja berat dan melibatkan banyak alat dan tenaga untuk mengangkatnya ke daratan.

Demikian antara lain dikatakan Walikota Mojokerto saat meninjau pengangkatan sampah dari bawah jembatan KH. Usman Murukan, Senin (22/2).

Lebih lanjut Walikota menambahkan, pembersihan sampah di kali ini bukanlah yang pertama kali tapi sudah pembersihan yang ke tiga kali.penyebabnya curah hujan cukup tinggi dibarengi dengan angin kencang. Sehingga pepohonan maupun ranting yang dari hulu terbawa derasnya aliran air dan tersangkut dibawah jembatan Kh. Usman. Hingga menumpuk seperti ini.

Khusus untuk plengsengan yang ambrol sudah dilakukan perbaikan sementara dengan pemberian sand bag.beberapa hari lalu dengan melibatkan TNI dan Polri.

Untuk itu terkait kondisi jembatan yang sudah terjadi korosi pada penahan tanggul sisi barat maka jembatan ini tidak dilalui dengan kendaraan bermuatan lebih dari 5 ton, supaya tidak memperparah kondisi di bawah jembatan yang tergerus akibat aliran air yang cukup deras.

Terhitung mulai senin 22 februari hari ini kendaraan bermuatan berat dilarang melintas diatas jembatan ini.koordinasi sudah dilakukan antara Dinas Perhibungan dengan Satlantas Polres Mojokerto. Jelas Walikota.(min)

Tags: