JLS di Bangil Dibangun Tahun 2016

Kondisi jalan pantura Bangil di depan alun-alun Bangil Kabupaten Pasuruan rawan kemacetan, Selasa (18/8). Pemkab Pasuruan bersama DPRD terus menggenjot percepatan pembangunan JLS di Bangil pada tahun depan. [Bhirawa/Hilmi Husain]

Kondisi jalan pantura Bangil di depan alun-alun Bangil Kabupaten Pasuruan rawan kemacetan, Selasa (18/8). Pemkab Pasuruan bersama DPRD terus menggenjot percepatan pembangunan JLS di Bangil pada tahun depan. [Bhirawa/Hilmi Husain]

Pasuruan, Bhirawa
Setiap harinya, kemacetan yang kerap terjadi di pantura Bangil, Kabupaten Pasuruan sudah tak bisa terhindarkan. Apalagi di jam-jam sibuk. Karena itu, Pemkab Pasuruan bersama DPRD terus menggenjot percepatan pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) di Bangil.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan pembangunan JLS di Bangil dibahas dalam P-APBD 2015. Termasuk pembahasan anggaran Fisibility Study (FS) maupun Detil Engineering Design (DED).
“Pembangunan JLS Bangil dalam tahap pembahasan. Pastinya kami akan menyepakati dan mendukung penuh. Sebab, pembangunannya ini dalam rangka Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan,” ujar Sudiono Fauzan, Selasa (18/8).
Diketahui sebelumnya, Pemkab Pasuruan berencana menggagas untuk membangun JLS di Kecamatan Bangil. Pembangunan JLS itu merupakan permintaan Gubernur Jatim, Sukarwo sebagai salah satu syarat pemindahan Ibukota Kabupaten Pasuruan ke Kecamatan Bangil.
Selain itu, Keberadaan JLS yang melintas mulai dari Kelurahan Kauman sampai Kelurahan Dermo belum bisa mengurai kemacetan yang kerapkali terjadi di pantura Bangil. “Tahun 2016 akan kami dorong pembangunannya. Diperkirakan panjangnya hingga sampai 7 KM serta melintasi sungai. Karena biaya cukup besar lantaran harus ada jembatannya juga, kami usahakan biaya anggaran diambil dari APBD Kabupaten Pasuruan, APBD Provinsi dan APBN,” kata Sudiono Fauzan.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan JLS akan dibangun kemungkinan melintasi jalan di Jalan Blawi, Desa Masangan akan tembus ke Markas Yonkav Tank/8 Beji. “Masih menunggu survey terakhir dari Pemerintah Pusat. Sebab menentukan adalah mereka yakni pemerintah pusat,” jelas Irsyad Yusuf. [hil]

Rate this article!
Tags: