JOB PPEJ Siap Kerjasama dengan PGN

21-JOB-tubanTuban, Bhirawa
Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) menyambut baik usulan yang disampikan oleh Ir. Budi Wiyana, M.Si Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tuban terkait penggunaan gas dari sumur Sumber 1 untuk membidik Kawasan Industri Tuban (KIT).
“Kalau itu (kerja sama) mungkin saja kita lakukan,” jelas Field Admint Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, ketika ditanya kemungkinan kerja sama antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan juga JOB PPEJ (20/3).
Hananto juga mengatakan, kalau belum ada pembicaraan yang serius antara JOB PPEJ dengan PGN. Saat ini perusahaan tersebut masih memfokuskan diri pada pengembangan sumur yang terletak di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, tersebut. “Kita masih fokus pada rencana pengembangan sumur (Sumber) ini lebih dahulu,” jelas Hananto.
Sementara saat dikonfirmasi lebih lanjut kemungkinan-kemungkinan lain terkait kerja sama ini, Hananto mengatakan, kalau proses seperti itu merupakan wewenang dari pimpinan perusahaan. “Kalau proses pembicaraan seperti itu, yang mempunyai kewenangan pimpinan,” Terang Hananto.
Sebelumnya, Pemkab Tuban menyarankan kepada PT PGN untuk menggunakan gas dari Sumur Sumber di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, jika mau mengembangkan bisnis di Kawasan Industri Tuban (KIT).
Saat ini Sumur Sumber 1  dalam tahap persiapan pengeboran deliniasi oleh Operator minyak dan gas bumi (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).
Namun sampai saat ini Pemkab Tuban belum mengetahui darimana asal gas yang akan di pasarkan PGN. Apakah melalui sistem jaringan dan sumber pipa yang sudah ada, ataukah mencari sumber daya yang ada di Kabupaten Tuban. “Itu bisa saja, pasokan gas PGN diambilkan dari Sumur Sumber,” Kata Kepala Bappeda Kabupaten Tuban, Ir. Budi Wiyana, M.Si.
Dinyatakan, rencana PT PGN untuk memasarkan gasnya ke kawasan industri Tuban tampaknya masih panjang. Saat ini perusahaan penyedia bahan bakar gas tersebut masih menjaring pasar di beberapa industri di Tuban. “Untuk pemasaran itu urusan antara PGN dengan masing-masing industri, termasuk apakah penggunaan gas lebih efesien apa tidak, itu yang lebih tahu adalah perusahaan,” Pungkas mantan Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban ini. [hud]

Rate this article!
Tags: