Jumlah Penderita Demam Berdarah di Kabupaten Blitar Mencapai 137 Orang

Krisna Yekti

Kabupaten Blitar, Bhirawa
Selain waspada wabahnya Virus Corona (COVID-19), masyarakat Kabupaten Blitar juga masih harus waspada terhadap penyakit Demam Berdarah (DB), mengingat musim penghujan masih akan berakhir sekitar bulan ini.
Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan sampai bulan April 2020 ini jumlah kasus Demam Berdarah mencapai 137 orang. “Rinciannya, pada Januari ada 23 kasus, kemudian Februari 67 kasus, Maret 35 kasus, dan April 12 kasus, dimana mayoritas penderita berusia 5 – 15 tahun,” kata Krisna Yekti.
Lanjut Krisna Yekti, semua penderita saat ini telah dinyatakan sembuh dan tidak ada yang meninggal dunia, dimana pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan seperti sering menguras kamar mandi serta membersihkan genangan air yang mudah untuk sarang nyamuk.
“Untuk itu kami menghimbau untuk melakukan pola hidup bersih sebagai antisipasi mengurangi perkembangan nyamuk Demam Berdarah,” jelasnya.
Selain itu dikatakan Krisna, untuk wilayah persebaran paling banyak berada di Kecamatan Sanankulon, Nglegok, Kanigoro, dan Kademangan, bahkan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar juga sudah menggiatkan masyarakat supaya tetap melakukan PSN, satu rumah satu jumantik, dan melakukan penyemprotan disejumlah wilayah.
“Sebagai antisipasi juga telah dilakukan penyemprotan disejumlah wilayah, namun ini hanya sementara. Selebihnya kembali ke masyarakat untuk menjaga kebersihan,” ujarnya.
Tambah Krisna, pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat agar hati-hati, karena semua gejala demam berdarah masuk dalam gejala Covid-19. Sehingga jika ada tanda-tanda tersebut akan melakukan screaning keduanya.
“Karena kami tidak mau kecolongan, apakah itu demam berdarah atau COVID-19,” pungkasnya. [htn]

Tags: