Kabupaten Lamongan Mampu Pelopori Pertanian Modern di Indonesia

Bupati Yuhronur Efendi memoderatori Talkshow di HUT ke – 50 Korps Pegawai Negeri yqng menghadirkan Dahlan Iskan.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Tiga Sektor Jadi Kunci Menuju Kejayaan

Lanongan,Bhirawa
Momen istimewa terjadi di HUT Korps Pegawai Negeri (Korpri) Ke-50, Pemerintah Kabupaten Lamongan Dinas Pendidikan,secara husus Dinas setempat menyemarakkanya dengan menggelar Talkshow bertajuk “DI’S Way Untuk Kejayaan Lamongan” di Gedung Pemkab Lamongan,Rabu (24/11) yang dihadiri langsung oleh Dahlan Iskan sebagai pembicara utama.

Menariknya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memoderatori secara langsung atau memegang peranan penting sebagai penggali pengetahuan baru dan ilmu dari narasumber di Talkshow yang berkonsep kekinian seperti podcast.

Di forum ilmiah yang santai tersebut, Bupati memaparkan segala potensi – potensi yang dimiliki Kab.Lamongan.Berdasarkan potensi yang dimiliki Kabupaten Lamongan, Dahlan Iskan menyebut Kota Soto (Lamongan,red) ini akan mampu mencapai kejayaanya, manakala tiga sektor kunci mampu dikelola dengan baik.

“Lamongan akan dapat mencapai kejayaan jika dapat mengelola tiga sektor dengan baik. Pertama yakni pengembangan sektor pertanian, sektor UMKM dan satu lagi adalah sektor pendidikan,” ujar Dahlan Iskan.

Namun, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikabinet Indonesia bersatu tersebut mengingatkan agar pengembangan tiga sektor itu harus detail.

“Jangan hanya terpaku pada konsep dan perencanaan yang matang saja,harus detail dan secara menyeluruh juga harus diperhatikan.Pimpinan harus mengecek kalau perlu sampai ditingkat bawah harus terus diawasi,” terangnya.

Dahlan Iskan juga melihat peluang Kabupaten Lamongan dapat menjadi pelopor pertanian modern di Indonesia juga akan tercapai.

Dalam penjelasanya, apabila pertanian di Lamongan ini dijadikan sistem koordinat (tanpa galengan) dikerjakan dengan cara mekanisasi, ada managemennya, maka petani akan memperoleh nilai lebih.Selain jadi pegawai di tanahnya sendiri,lanjutnya, juga akan memperoleh jaminan atas komoditas yang ditanam. “Kalau ini bisa dipelopori Lamongan, ini akan menjadi pertanian dengan sistem komunitas berbasis modern pertama di Indonesia,” beber Dahlan Iskan.

Di potensi UMKM – nya, Dahlan Iskan mendorong Pemkab Lamongan untuk tetap fokus menciptakan iklim kondusif bagi kalangan pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.misalnya, memberikan kemudahan memperoleh suport dari Bank.

“UMKM harus terus dikembangkan dengan program pelatihan dan sebagainya.UMKM terbaik yang tak hanya soal omset namun yang punya karakter pengusaha nantinya bisa menjadi mentoring atau nulari (ilmunya),” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Yuhronur menilai bahwa Dahlan Iskan sebagai sosok yang mumpuni di bidang industri dan perekonomian.

Di era kebangkitan ekonomi, Lamongan saat ini berfokus pada kebangkitan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), sangat tepat sekali menimba ilmu pengetahuan ke Pak Dahlan Iskan.

Diungkapkan Pak Yes,sapaan akrab Bupati Lamongan,kehadiran Dahlan Iskan mampu memberikan support kepada ASN, dengan segala arahanya untuk bersama – sama mewujudkan kejayaan Lamongan.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada Bapak Dahlan Iskan yang bisa hadir pada acara ini untuk memberikan support kepada kami bagaimana arah yang harus kita lakukan untuk mewujudkan Kejayaan Lamongan. Terutama di saat sekarang ini di mana kita masih ada di kondisi pandemi, di saat berbagai sektor mengalami keterpurukan sehingga diperlukan koreksi untuk dilakukan kebangkitan,” ungkap Bupati Yes.

Di ahir Talkshow , Dahlan Iskan mengapresiasi forum yang langsung dimoderatori oleh Bupati Lamongan. Forum-forum seperti ini dinilai sangat efesien dan juga menandakan bahwa pemimpin Lamongan saat ini merupakan sosok yang memiliki pemikiran modern dan dinamis.

Digitalisasi dan peran anak muda dalam membangun daerahnya juga diperlukan dalam pembangunan daerah yang dimulai dari hal kecil.Misalnya di bidang kesehatan dengan membentuk kelompok kecil berisi lima dokter muda untuk membahas inovasi kesehatan. [Aha/Yit]

Tags: