Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan KLA Kategori Nindya

Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf sesaat setelah mengikuti zoom Penghargaan Kabupaten/kota Layak Anak Tahun 2021 di Command Center. [alimun hakim]

Berkat Layanan Sego Boran, LALA Mobile dan Canting Instan Bisa Naik Peringkat
Kab Lamongan, Bhirawa
Prestasi membanggakan baru saja ditorehkan Kabupaten Lamongan. Kota Tahu Campur tersebut berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021 Kategori Nindya. Penghargaan ini tentu tidak diterima dengan cara cuma-cuma, tapi berkat kerja keras semua elemen di Kabupaten Lamongan.
Berbagai program disiapkan Pemkab Lamongan agar kabupaten ini menjadi daerah yang ramah terhadap anak. Diantaranya adalah dengan membuat program Layanan Sego Boran, LALA Mobile dan Canting Instan. Inovasi-inovasi tersebut akhirnya mengantarkan Kabupaten Lamongan menerima Penghargaan KLA Kategori Nindya.
Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf sesaat setelah mengikuti Zoom Penghargaan KLA Tahun 2021 di Command Center, Kamis (29/7), mengatakan, Pemkab Lamongan memang memiliki banyak inovasi dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Seperti Pelayanan Sarana Elektronik Gratis Berkas Online Administrasi Kependudukan atau yang disingkat Sego Boran, Layanan Laboratorium (LALA) Mobile, Canting Instan dan masih banyak yang lain.
“Alhamdulillah di tahun 2021 ini bisa membuat Kabupaten Lamongan naik peringkat ke Kategori Nindya pada Penghargaan Kabupaten Layak Anak. Tentu hal ini patut kita syukuri,” ujar Wakil Bupati Abdul Rouf.
Tak hanya inovasi-invosi program, kata Abdul Rouf, bahkan pada 2021 ini Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mengesahkan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Hal ini untuk mendukung terwujudnya KLA di Kabupaten Lamongan.
Abdul Rouf menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terkait atas dukungan dan kerjasama lintas perangkat daerah, yang telah melaksanakan program dan kegiatan untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten Lamongan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspa Yoga mengungkapkan penilaian KLA di Thun 2021 ini adalah untuk melihak konsistensi pemerintah daerah dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di masa pandemic Covid 19.
“KLA ini merupakan system pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dari pemerintah daerah, masyarakat, media dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan yang ditujukan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Khusus di tahun 2021 kita melihat konsistensi pemerintah daerah dalam pemenuhannya tersebut kepada anak di masa pandemic Covid 19, bagaimana bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada,” ungkap Bintang Puspayoga.
KLA telah dikembangkan sejak tahun 2006 dan direvitalisasi di tahun 2011 dengan jumlah 15 kabupaten/kota, di tahun 2019 sebanyak 247 kabupaten/kota dan di tahun 2021 ini diikuti oleh 270 kabupaten/kota.
Jika sebelumnya di tahun 2019 Kabupaten Lamongan menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya, di Tahun 2021 Kabupaten Lamongan menerima penghargaan KLA Kategori Nindya. Artinya Kabupaten Lamongan telah naik satu tingkat dari sebelumnya. [Suprayitno & Alimun Hakim]

Tags: