Kabupaten Sidoarjo Targetkan Juara II Porprov VIII Tahun 2023

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, di Pendopo Delta Wibawa, saat menyerahkan reward kepada salah satu atlet berprestasi Sidoarjo tahun 2022. [alikusyanto]

Sebanyak 658 Atlet dan Pelatih Mendapat Bonus
Sidoarjo, Bhirawa
Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Sidoarjo, Rabu (30/11) kemarin, memberikan reward kepada atlet, pelatih dan insan olah raga yang berprestasi di tahun 2022. Mulai event Porprov VII tahun 2022, Popda ke-13, Fornas di Palembang dan lomba Asian Paragame tahun 2022.
Menurut Kepala Disporapar Kab Sidoarjo, Drs Joko Supriyadi MSi, saat acara penyerahan reward yang digelar di Pendopo Delta Wibawa itu mengatakan, total atlet, pelatih dan insan olah raga yang mendapatkan reward ada sebanyak 658 orang. Diantaranya, reward untuk atlet yang berhasil dapat emas saat Porprov VII, bila perorangan mendapatkan bonus sebesar Rp40 juta, peraih medali perak mendapatkan bonus sebesar Rp20 juta, peraih perunggu mendapatan bonus Rp10 juta.
Sedangkan untuk beregu dua orang, mendapat medali emas, sebesar Rp24 juta, medali perak Rp12 juta dan peraih perunggu Rp6 juta. Beregu tiga orang, mendapat medali emas Rp20 juta, mendapat medali perak Rp10 juta dan mendapat perunggu Rp5 juta.
“Tim dari Sidoarjo masih disegani daerah lain. Salah satunya saat Popda XIII, Tim Sidoarjo berada pada posisi runner up, dengan 32 medali emas,” kata Joko.
Joko juga menjelaskan, Kab Sidoarjo pada Porprov VIII tahun 2023 mendatang akan menjadi tuan rumah. Pada Porprov VIII Kab Sidoarjo akan menjadi salah satu tuan rumah bersama daerah lainnya yakni Kab Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kab Jombang.
Penyerahan bonus juga dihadiri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Ketua DPRD H Usman, anggota Komisi D DPRD, Ketua KORMI Sidoarjo, MG Hadi Sucipto, pejabat Sidoarjo terkait dan ratusan atlet serta pelatih olah raga di Sidoarjo itu, Ketua KONI Sidoarjo, Franky Effendi, dengan semangat mengatakan tim dari Sidoarjo pada Porprov VIII tahun 2023 ditarget untuk meraih juara II.
“Pada Porprov VII kemarin, kita harus menelan pil pahit menjadi juara III, karena dicurangi,” kata Franky dengan tegas.
Dalam Porprov yang digelar di empat kota, yakni Situbondo, Bondowoso, Lumajang dan Jember itu, Tim Sidoarjo mendapatkan 61 emas. Ada peningkatan dibanding Porprov tahun 2019, yang mendapatkan 28 medali emas. Pada Porprov VII ini juga mendapatkan 68 perak dan 83 medali perunggu. Atau mendapat 467 poin, sementara tahun 2019 lalu mendapatkan 223 poin.
Franky mempersilahkan ucapannya, terkait tim Sidoarjo yang dicurangi itu, untuk direkam. Dirinya siap bertanggung jawab dan siap dituntut. Kejengkelannya, dikarenakan dalam Cabor Dansa, ada sembilan kelas yang sebenarnya dikuasai atlet Sidoarjo. Namun, ada peraturan anak yang mendapatkan emas dalam Kejurprov tak boleh dimainkan pada kelas yang sama. Peraturan ini akhirnya menguntungkan Kota Malang. Dan akhirnya Kota Malang keluar sebagai runner up.
“Saya tidak mencari alibi. Tapi kami memang dikibuli. Kami didzolimi. Dihati kami semua, Tim Sidoarjo tetap juara II di Porprov ke-VII tahun 2022,” katanya.
Dengan perhatian yang besar dari Pemkab Sidoarjo selama ini, Franky berharap, tidak sampai ada alasan atlet dari Sidoarjo, yang sampai ke lain hati, pindah membela kota lain.
“Kalian hidup di Sidoarjo, difasilitasi, dididik dan dilatih disini. Jangan sampai mengkhianati Kota Sidoarjo,” tegas Franky semangat. [kus.fen]

Tags: