Kadinsos Tandatangani BAST Kendaraan Operasional TKSK

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Dr Alwi MHum melakukan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) pinjam pakai dan pengambilan kendaraan operasional Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Jumat (8/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula gedung A kantor Dinsos Jatim ini dihadiri koordinator TKSK provinsi dan kabupaten/kota se-Jatim. Kadinsos Jatim Dr Alwi menjelaskan, kendaraan operasional TKSK merupakan bantuan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang diharapkan dapat membantu tugas-tugas pemerintah. “Misalnya sekarang Covid-19. Dengan bantuan ini diharapkan TKSK yang merupakan pilar sosial dapat menangani kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Alwi melanjutkan, dirinya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat Jatim, khususnya dalam percepatan penanganan Covid-19. Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Jatim, Sufi Agustini menambahkan, bantuan kendaraan operasional TKSK yang diberikan Gubernur Jatim sejumlah 39 unit. 38 unit untuk koordinator kabupaten/kota dan satu unit untuk koordinator TKSK Provinsi Jatim.

Sufi menerangkan, dalam aturan penggunaan aset ada penandatanganan berita acara pinjam pakai yang berlaku selama satu tahun. Setelah itu bisa diperpanjang lagi. “Pemberian bantuan ini juga merupakan apresiasi ibu gubernur atas prestasi TKSK Jatim yang meraih juara I lomba pilar sosial di tingkat nasional tahun 2020. Tahun sebelumnya juga menang, tapi tahun ini beda, karena pandemi, jadi ada kekhususan,” ungkapnya.

Sufi berharap, bantuan kendaraan operasional ini dapat mempercepat penanganan Covid-19. Pasalnya, TKSK merupakan garda terdepan di wilayah masing-masing yang terlibat dalam proses evakuasi hingga pemakaman pasien Covid-19.

Sementara, koordinator TKSK Provinsi Jatim, Nur Soleh mengamini bahwa bantuan kendaraan operasional TKSK memang berawal dari prestasi TKSK Jatim di tingkat nasional. “Kami menyampaikan pada ibu gubernur, ada beberapa kendala yang ditemui TKSK di lapangan. Salah satunya, operasional. Karena terus terang saja wilayah Jatim terutama kabupaten, memiliki medan yang sangat sulit,” tuturnya.

Diceritakan Nur, saat mendengar laporan tersebut, Gubernur Khofifah berinisiatif untuk memberikan bantuan kendaraan operasional. Awalnya, bantuan diberikan sejumlah 10 unit, kemudian bertambah menjadi 39 unit. “Harapan kami, kerja teman-teman akan semakin giat dan lebih memperpendek koordinasi. Sehingga, tugas koordinator memantau teman-teman di lapangan lebih efektif dan efisien,” kata Nur.[rac]

Tags: