Kajari Batu Diduga Terima Gratifikasi Rumah

Meran SH (1)Kota Batu, Bhirawa
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu, Meran SH akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung  (Kejagung), Kejaksaan Tinggi  (Kejati) dan Polda Jatim oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemantau Pendapatan dan Pengeluaran Keuangan Negara dan Daerah (P3KND).  Laporan itu, terkait dengan adanya dugaan gratifikasi sebuah rumah.
Ketua LSM P3KND, Supriyadi, mengatakan   berdasarkan hasil investigasi lembaganya, Meran SH diduga telah menerima gratifikasi berupa satu unit rumah di Perumahan Batu Panorama senilai Rp 1,28 miliar.  “Rumah tersebut diduga pemberian dari salah satu pejabat di Pemkot Batu,” kata Supriyadi.
Dengan dugaan gratifikasi inilah, Kejari Kota Batu dinilai lamban dalam menangani berbagai kasus dugaan korupsi. “Ini tidak sesuai dengan semangat pemerintahan Jokowi-JK yang menginginkan terciptanya pemerintahan yang bersih dan pemberantasan korupsi. Makanya, saya berinisiatif melaporkan masalah korupsi secara lisan dan tertulis kepada Kapolda dan Kajati Jatim,” tegas Supriyadi.
Sementara itu, Kajari Kota Batu Meran SH saat dihubungi membantah dugaan tuduhan dia menerima gratifikasi.  Meran beralasan bahwa dia mendapatkan rumah itu dari hasil beli dengan cara kredit. “Itu tidak betul, saya membeli rumah itu dengan cara kredit. Uang tabungan saya habis, SK istri saya juga masuk bank. Semua ada buktinya,” bantah Meran dengan nada kalem. [sup]

Tags: