Kakek Berusia Satu Abad di Kabupaten Malang Ikuti Vaksinasi Covid-19

Warga Desa Ketawang, Kec Gondanglegi, Kab Malang Samsuri yang berusia 100 tahun ikuti vaksinasi yang digelar Pemkab Malang dan Forkompinda Kab Malang, di SDN Ketawang, kabupaten setempat. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang kembali menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal, dan vaksinasi massal tersebut ditargetkan 5.000 dosis. Sedangkan vaksin yang diberikan pada warga didua kecamatan, yaitu Gondalnglegi dan Pakis. Namun, yang menarik dari pemeberian vaksin itu, ada seorang warga Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang bernama Samsuri yang kini berusia 100 tahun atau berusia satu abad bersemangat ikuti vasksin.  

“Kulo matur nuwun kepada pemerintah saget tumut vaksinasi Covid-19. Umur kulo saniki sampun umur setunggalatus tahun, tapi saget tumut vaksin (saya terima kasih kepada pemerintah bisa ikuti vaksinasi Covid-19. Umur saya sekarang 100 tahun tapi saget tumut vaksin),” kata Samsuri, usai mengikuti vaksinasi di SDN Ketawang, Desa Ketawang, Kecamatan Gongdanglegi, Kabupateng Malang.

Sementara itu,, Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, Pak Samsuri meski usianya sudah memasuki 100 tahun, namun dirinya masih semangat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Sehingga beliau sebagai contoh, agar masyarakat Kabupaten Malang juga ikut semangat untuk vaksinasi. “Terutama pada anak-anak muda, agar terhindar atau bisa mengantisipasi tertular Covid-19.  Karena Covid-19 ini tidak hanya cepat menular, tapi juga bisa menyebabkan kematian bagi yang tertular virus corona tersebut,” ujarnya.

Sementara, lanjut dia, antusiasme mengikuti vaksinasi yang kita gelar bersama Forkompinda Kabupaten Malang kali ini cukup bagus. Sehingga masyarakat jangan takut vaksin, karena dengan mengikuti vaksin salah satunya adalah agar tidak mudah tertular virus. Sedangkan dari keterangan Mbah Samsuri itu, dia mengaku tidak ada keluhan seusai di vaksin. Artinya, vaksin yang diberikan masyarakat aman, sehingga masyarakat jangan percaya dengan berita-berita hoax yang selama ini sering muncul di media sosial (medsos).

“Untuk mencegah penularan virus corana secara luas di Kabupaten Malang, maka Pemkab Malang dan Forkompinda terus melakukan serbuan vaksinasi. Sehingga kesemuanya itu harus ada dukungan masyarakat, agar persoalan Covid-19 ini bisa secepatnya berakhir,” papar Sanusi.

Hal yang sama juga disampaikan, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, bahwa pihaknya telah melakukan kegiatan serbuan vaksinasi massal bersama Pemkab Malang dan Forkompinda Kabupaten Malang, yang kita targetkan untuk vaksinasi massal ini yakni sebanyak 5.000 dosis vaksin. Dalam pelaksanaan vaksinasi pada Kamis (29/7) ini, kita tempatkan di wilayah dua kecamatan yaitu Gondanglegi dan Pakis. Seperti kita tempatkan di SDN Ketawang dan SMK Mutu Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, dan SDN 1 Sekarpuro Pakis dan SDN 1 Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Menurut dia, vaksinasi massal ini merupakan langkah Forkopimda Kabupaten Malang guna mendukung dan mewujudkan program nasional guna mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok yang telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu, seperti Covid-19. “Ini bukti komitmen Pemkab Malang dan Forkopimda adalam mendukung program pemerintah guna mempercepat herd immunity,” tegasnya. [cyn]

Tags: