Kantor Badan Kesbangpol Pemkab Tulungagung di Lockdown Sementara

Pintu masuk Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung sudah tertempel tulisan pengumuman jika kantor tutup sementara selama tiga hari, Kamis (21/1).

Tulungagung, Bhirawa
ASN di Kabupaten Tulungagung yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Saat ini tiga ASN di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulungagung juga terkonfirmasi positif Covid-19 dan membuat kantor tersebut lockdown sementara.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung, Bambang Triono, Kamis (21/1), mengakui jika saat ini Kantor Badan Kesbangpol tutup sementara. “Ada (pegawa) yang terkonfirmasi positif Covid-19, karena itu tutup sementara,” ujarnya.

Penutupan sementara Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung, lanjut dia, sudah mendapat izin dari Sekda Tulungagung, Sukaji. “Penutupan kantor sementara sekaligus untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” sambungnya.

Bambang Triono membeberkan penutupan sementara Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung berlangsung mulai Rabu (20/1) sampai Jumat (22/1). Dan karena hari Sabtu (23/1) dan Minggu (24/1) merupakan hari libur maka pembukaan kembali kantor tersebut dimulai pada Senin (25/1). “Jadi kantor mulai buka lagi pada hari Senin (25/1) pekan depan,” tuturnya.

Dengan tutup sementara, bagi masyarakat yang akan meminta pelayanan di Kantor Badan Kesbangpol tidak bisa terlayani sampai akhir pekan ini. Utamanya, bagi mereka yang akan mengajukan surat penelitian ataupun LSM dan ormas yang biasa datang ke Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung.

Bambang yang mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung ini juga menyebut selama penutupan kantor sementara, sudah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Kantor Kesbangpol Kabupaten Tulungagung. “Mulai Rabu (20/1) kemarin sudah dilakukan penyemprotan disinfektan itu,” tandasnya.

Sementara soal ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19, ia mengungkapkan sudah menjalani perawatan dan isolasi mandiri. “Yang satu orang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung. Sedang yang dua orang lainnya melakukan isolasi mandiri. Isolasi mandiri dilakukan karena rumah yang bersangkutan layak untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri,” paparnya.

Menjawab pertanyaan, Bambang menyatakan begitu ada ASN yang terkonformasi positif Covid-19, kemudian dilakukan tracing pada semua pegawai di Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tulungagung. Hasilnya, semua pegawai yang ditracing tidak terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat dilakukan swab antigen pada semua pegawai, alhamdulilah tidak ada yang positif. Semua yang dirapid dengan swab antigen hasilnya negatif,” pungkasnya. (wed)

Tags: