Kantor Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang ‘Dilockdown’

Pintu gerbang depan Kantor Kecamatan Sumobito, Jombang yang tertutup dan terdapat tulisan penghentian pelayanan, Selasa pagi (15/12). [arif yulianto/bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Kantor Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang lockdown. Hal ini merupakan imbas dari Camat Sumobito, Mustagfirin yang positif terpapar Covid-19. Dengan begitu, pelayanan di Kantor Kecamatan Sumbito pun dihentikan untuk sementara waktu, Selasa pagi (15/12). Hanya sejumlah karyawan kantor tersebut yang tengah berpiket.

Pengumuman dihentikannya pelayanan di Kantor Kecamatan Sumobito itu terdapat di pintu gerbang depan kantor kecamatan setempat yang tertutup. Dengan alasan masih merebaknya kasus Covid-19 dan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pelayanan di kantor tersebut dihentikan mulai tanggal 11 Desember 2020 hingga tanggal 24 Desember 2020 mendatang.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sumobito, Jombang, Hari Subagyo mengungkapkan, kegiatan pelayanan di Kantor Kecamatan Sumobito dihentikan. Namun pihaknya memberlakukan piket dengan 3 orang staf setiap harinya.

“Untuk kegiatan pelayanan ditiadakan, benar-benar lockdown, tanggal 11 sampai tanggal 24 (Desember 2020),” ujar Hari Subagyo.

Disinggung lebih lanjut, sebelum dinyatakan positif terpapar Covid-19, Camat Sumobito menghadiri kegiatan apa saja, Hari Subagyo menjelaskan, terakhir, Camat Sumobito sempat menghadiri acara tes perangkat desa di Untag, Surabaya.

Namun ia kemudian menjelaskan lagi, sebelum Camat Sumobito dinyatakan positif Covid-19, sopirnya yang bernama Handoko terlebih dahulu terpapar Covid-19. Sehingga Camat Sumobito ini positif Covid-19 karena diduga tertular dari sopirnya.

“Pertama Pak Handoko yang kena, kemudian Pak Camat. Sopirnya sudah meninggal, jadi Pak Camat ndak tahu kalau sopirnya meninggal,” jelas Hari Subagyo.

Setelah Camat Sumobito positif Covid-19, dikatakannya, dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di kantor tersebut setiap pagi dan sore hari.

“Pesuruh yang menyemprot,” tandas dia.

Dengan dihentikannya pelayanan di Kantor Kecamatan Sumobito, Jombang ini, Sekcam Hari Subagyo berharap, masyarakat Sumobito melakukan pengurusan ke kantor tersebut setelah hari libur Natal 2020.

Sebelumnya pada Jumat (11/12) kemarin, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Pudji Umbaran menjelaskan, pihaknya tengah melakukan perawatan terhadap Camat Sumobito, Jombang, Mustagfirin.

“Masuk kurang lebih sekitar 5 hari yang lalu, dengan hasil Swab PCR nya positif, dan saat ini kita rawat,” ujar Pudji Umbaran, Jumat (11/12) kemarin.

Dijelaskan Pudji Umbaran, dari hasil pemeriksaan klinis terhadap Camat Sumobito, memang terdapat gangguan Respiratorik yang mengharuskan yang bersangkutan diberikan perawatan termasuk bantuan oksigen dan pengobatan sesuai standart Covid-19.

Ditambahkan Pudji Umbaran, seorang camat merupakan publik figur yang banyak berhubungan dengan masyarakat. Maka tresing kepada yang bersangkutan terkait hal ini memang agak sulit.

“Didapat (tertular) dari mana dan sebagainya. Maka, tetap menyarankan kepada seluruh pejabat, apalagi publik figur di masyarakat, maka harus betul-betul menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat,” terang Pudji Umbaran saat itu.(rif)

Tags: